
Jakarta, DARAS.ID – RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkap perkembangan signifikan terkait kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang menjadi korban penyiraman air keras.
Meski sempat mengalami trauma kimia tingkat tiga pada mata kanan dan luka bakar di 20 persen tubuhnya, kondisi umum Andrie dilaporkan stabil dan menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang menggembirakan .
Manajer Hukum dan Humas RSCM, Yoga Nara, sebelumnya menjelaskan bahwa Andrie tiba di IGD RSCM pada Jumat (13/3/2026) dini hari dengan keluhan luka bakar di wajah, leher, dada, punggung, serta kedua lengan, disertai gangguan penglihatan pada mata kanan.
Pemeriksaan awal mengonfirmasi paparan zat kimia bersifat asam .
Perkembangan Kondisi Mata
Kabar baik datang dari kondisi mata kanan Andrie. Berdasarkan keterangan resmi RSCM pada Rabu (18/3/2026), mata kanan pasien menunjukkan perbaikan signifikan.
“Adapun kondisi terkini mata kanan pasien dalam keadaan stabil, dengan tingkat peradangan yang menunjukkan perbaikan. Sel punca kornea mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan, meskipun proses epitelisasi masih dalam tahap pemantauan lebih lanjut,” demikian pernyataan RSCM .
Meski demikian, tim medis mencatat bahwa Andrie mengalami kerusakan sel punca kornea yang diperkirakan mencapai 40 persen.
Sebagai bagian dari penanganan, tim medis telah melakukan pemasangan membran amnion serta pemberian terapi anti-inflamasi untuk melindungi permukaan mata dan mendukung proses penyembuhan .
Pegiat HAM Fatia Maulidiyanti juga memastikan bahwa penglihatan Andrie masih bisa diselamatkan.
“Alhamdulillah ada perkembangan yang baik. Jadi mata Andrie masih bisa diselamatkan, dia tidak akan buta,” ucapnya .
Jalani Operasi Cangkok Kulit
Selain penanganan pada mata, Andrie juga menjalani prosedur medis penting untuk memulihkan jaringan kulit yang rusak. Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Jane Rosalina, mengungkapkan bahwa tindakan medis lanjutan dilakukan pada Selasa (17/3/2026).
“Penanganan ini ditunjukkan pada seluruh area yang mengalami luka bakar dengan prioritas utama pada bagian wajah, termasuk tanam kulit pada bagian wajah,” ujar Jane dalam konferensi pers di Jakarta Pusat .
Prosedur tersebut meliputi pengangkatan jaringan kulit yang telah mati akibat paparan bahan kimia berbahaya (debridemen), dilanjutkan dengan pencangkokan kulit.
Meski operasi tanam kulit di wajah telah dilakukan, area tubuh lain seperti leher, dada, dan lengan kanan yang masih mengalami luka cukup dalam kemungkinan akan memerlukan tindakan serupa secara bertahap .
Perawatan Intensif dan Dukungan Pemerintah
Saat ini, Andrie dirawat di ruang High Care Unit (HCU) luka bakar RSCM dengan pengawasan tim medis multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis mata, dokter bedah plastik rekonstruksi, serta tim medis kegawatdaruratan.
Terapi yang diberikan meliputi perawatan luka intensif, pemberian antibiotik, obat anti-inflamasi, vitamin, serta pengawasan tekanan bola mata untuk mencegah komplikasi lanjutan .
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI memastikan biaya perawatan Andrie ditanggung sepenuhnya oleh negara. “Iya ada dirawat di RSCM dan akan kita gratiskan,” kata Juru Bicara Kemenkes RI, Widyawati .
Perkembangan Hukum
Di sisi lain, Puspom TNI telah menahan empat anggota TNI yang diduga sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Keempat tersangka berinisial NDP, SL, BWH, dan ES saat ini ditahan di Pomdam Jaya dengan pengamanan ketat .
Danpuspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pendalaman untuk mengungkap motif di balik kejadian tersebut.
“Melakukan kegiatan membuat laporan polisi, kemudian melakukan penahanan sementara kepada terduga empat orang tadi,” kata Yusri dalam jumpa pers di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (18/3/2026) .
(Noer/Noer)
*Diambil dari berbagai sumber media mainstream






