Komitmen Hoerudin: Kesejahteraan Guru dan Pelestarian Bahasa Dalam RUU Sisdiknas

 

Garut, DARAS.ID – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PAN, Muhammad Hoerudin Amin, S.Ag., M.H., menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kesejahteraan dan kesetaraan guru dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).

Dalam Seminar Pendidikan “Arah Kebijakan Pendidikan Dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045”, yang digelar Lembaga Pendidikan Bintang Cendekia Garut pada Jumat (14/03/2025), Hoerudin menyampaikan bahwa masukan dari para guru akan menjadi dasar perjuangannya di parlemen.

Perlindungan dan Kesejahteraan Guru dalam RUU Sisdiknas

Dalam seminar yang dihadiri oleh berbagai perwakilan guru dari PAUD, TK, SD, hingga SMP baik negeri maupun swasta, Hoerudin menekankan pentingnya perlindungan hukum bagi guru dalam menjalankan tugasnya.

“Aspirasi yang kami terima dari para guru antara lain terkait dengan perlindungan hukum dari proses pemidanaan dalam proses belajar-mengajar, selain itu juga jaminan kesejahteraan, jaminan kesehatan, dan kesetaraan guru. Insya Allah kami akan perjuangkan aspirasi tersebut,” ujar Hoerudin.

Salah satu persoalan utama yang diangkat adalah ketidaksetaraan status guru, terutama bagi guru TK. Meskipun telah mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), mereka belum memiliki peluang untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Tentunya dengan mempertimbangkan masa kerja, harus ada asas keadilan bagi guru TK. Kita juga akan mendorong Kemendikdasmen untuk membuka kembali penyetaraan guru melalui inpassing,” lanjutnya.

Revitalisasi Bahasa Daerah dalam Pendidikan

Selain isu kesejahteraan, Hoerudin juga menyoroti pelestarian bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.

Menurutnya, meskipun telah ada RUU tentang Bahasa Daerah, perlu sinkronisasi lebih lanjut dengan RUU Sisdiknas agar upaya pelindungan bahasa daerah tetap berjalan optimal.

“Prinsipnya, kita akan terus memperjuangkan pelestarian dan perlindungan bahasa daerah mengingat pentingnya hal tersebut di era sekarang,” tambahnya.

Baca Juga:  Pentingnya Soft Skill dalam Pendidikan dan Kehidupan Modern

Antusiasme Guru dalam Seminar Pendidikan

Seminar yang berlangsung di Aula Bintang Cendekia ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Bintang Cendekia, KH. Tamim Kuswoyo, yang dikenal sebagai pegiat pendidikan di Kabupaten Garut.

Acara semakin meriah dengan adanya sesi pembagian doorprize bagi peserta seminar.

Keterlibatan anggota DPR RI dalam menghimpun aspirasi langsung dari para guru menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa kebijakan pendidikan ke depan benar-benar berpihak kepada tenaga pendidik.

Dengan perjuangan ini, diharapkan kesejahteraan guru semakin meningkat dan pendidikan Indonesia semakin maju menuju Indonesia Emas 2045.

(dinur)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *