
Bandung, DARAS.ID – Setelah tiga bulan menjalani masa transisi, IAI PERSIS Bandung resmi menyatakan diri sudah pulih dan kembali normal dengan manajemen serta sistem yang lebih ketat dan disiplin.
Hal ini terungkap dalam pertemuan khusus pimpinan kampus bersama Dewan Penyantun dan Badan Perwakilan Jam’iyah pada Rabu, 20 Agustus 2025, di ruang rapat utama kampus.
Hadir Rektor Prof. Jajang A. Rohmana, M.Ag., para Wakil Rektor (Roni Nugraha, Ari Noviana, Nurdin Qusyaeri, dan Lalan Sahlani), Direktur Pascasarjana Latief Awaludin, Dewan Penyantun MS Kaban dan Sulwan Kosasih, serta Ketua BP Jam’iyah KH. Muhammad Uus Ruhiyat dan KH. U. Saefudin.
Rektor Prof. Jajang menegaskan bahwa kampus kini telah memasuki fase akselerasi. “Alhamdulillah, transisi sudah selesai. Kampus kita sudah pulih dan siap berlari dengan manajemen yang lebih disiplin,” ujarnya.
Dewan Penyantun MS Kaban menambahkan optimisme. Menurutnya, kampus PERSIS memiliki peluang besar jika mampu menunjukkan kepedulian pada isu lingkungan dan keberlanjutan. Ia juga memberikan donasi untuk mahasiswa dari daerah yang dianggap punya peran strategis bagi masyarakat jam’iyah.
Sementara itu, KH. Muhammad Uus Ruhiyat mengingatkan agar mahasiswa tetap memegang teguh peran dakwah. “Kuasai Jawa Barat, perbaiki Jawa Barat, maka Indonesia akan baik,” tegasnya.
Pertemuan ini menjadi titik penting yang menandai kesiapan IAI PERSIS Bandung untuk melaju lebih cepat, bukan sekadar bertahan.
(dinur)





