
Bandung-DARAS.ID. Bandung Regency Investment Award (BRIA) 2024 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bandung menjadi ajang penting untuk memberikan penghargaan kepada pelaku usaha yang berkontribusi besar dalam pembangunan daerah.
Bertempat di Grand Sunshine Resort & Convention, Jl. Raya Soreang No. 06, acara ini berlangsung meriah pada Senin, 9 Desember 2024, mengusung tema Sustainable and Growth Investment.
Penghargaan diberikan oleh Bupati Bandung melalui Sekretaris Daerah Dr. Cakra Amiyana, S.T., M.A. dan Kepala Dinas DPMPTSP H. Ben Indra Agusta, S.T., M.M., kepada berbagai tokoh dan pelaku usaha, termasuk Delis Lela Haryati, atau yang akrab disapa Teh Mey.
Teh Mey mendapatkan apresiasi atas dedikasi dan perannya dalam membawa 500 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menyelesaikan proses pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) hanya dalam waktu satu bulan. Selain itu, ia juga aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan lainnya yang mendukung pertumbuhan investasi dan penguatan ekonomi daerah.
Dalam sambutannya, Teh Mey menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas penghargaan yang diberikan.
“Untuk BRIA, alhamdulillah saya turut berpartisipasi membawa sebanyak 500 UMKM dalam pembuatan NIB dalam satu bulan. Disamping juga berpartisipasi aktif untuk kegiatan-kegiatan lainnya. Tentu saja saya menghaturkan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada bapak bupati atas anugerah yang diterima ini,” ungkapnya.
Perjalanan Teh Mey di dunia usaha dan sosial telah membawanya pada sejumlah penghargaan bergengsi sebelumnya. Ia pernah dinobatkan sebagai Tokoh Inspirasi Terbanyak dari Disdik Kabupaten Bandung pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Tokoh Budaya Jawa Barat dari Ketua MPR RI Periode 2014–2019 Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M.
Selain itu, ia juga pernah menerima penghargaan sebagai Tokoh Budaya Tata Rias Pengantin dari DPP Asosiasi Perias Katalia & Kemendikbud RI serta Ketua DPC Forum PLKP Terbaik se-Indonesia.
Sebagai Ketua Katalia (Asosiasi Ahli Rias Pengantin Modern Indonesia) dan Ketua Forum PLKP (Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan), Teh Mey terus berkomitmen memberdayakan pelaku usaha kecil, khususnya di sektor UMKM. Ia juga aktif sebagai pengajar, asesor kompetensi, dan penguji ujian nasional tata rias pengantin di Kemendikbud.
Dengan berbagai peran tersebut, ia tetap menjaga kepedulian sosialnya terhadap pengembangan UMKM.
BRIA 2024 yang diinisiasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bandung tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga dorongan nyata bagi para pelaku usaha untuk terus berkontribusi dalam menciptakan ekosistem investasi yang berkelanjutan.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Kabupaten Bandung diharapkan dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di masa mendatang.
(dinur)






