Website Berita dan Opini
Indeks
Ragam  

Bukan Sekadar Gelar: Perjalanan dari Tamhiedul Muballighot Menuju Sarjana

ilustrasi Perjalanan Menjadi Sarjana
ilustrasi AI

Oleh Noor Waidah Arifin

Perjalanan menjadi sarjana ini bukanlah perjalanan yang singkat. Ada cerita panjang yang tidak semuanya bisa terlihat oleh orang lain. Ada doa, perjuangan, rasa lelah, keraguan, bahkan saat-saat ingin menyerah. Namun, setiap langkah akhirnya membawa saya sampai pada hari yang begitu berarti.

Perjalanan itu bermula dari Tamhiedul Muballighot PD Pameungpeuk Banjaran. Di sanalah saya belajar dan mengenal lebih dekat arti menuntut ilmu, berdakwah, dan mengabdikan diri untuk umat. Dari tempat sederhana itu, tumbuh sebuah harapan untuk terus melanjutkan pendidikan dan memperluas ilmu.

Waktu terus berjalan. Dengan segala keterbatasan dan tantangan, langkah pun dilanjutkan hingga akhirnya sampai di bangku perguruan tinggi. Tidak selalu mudah. Ada banyak hal yang harus dilewati dan dikorbankan. Tetapi satu hal yang terus dijaga: keinginan untuk terus belajar dan tidak berhenti memperjuangkan cita-cita.

Hari ini, ketika gelar sarjana telah diraih, saya semakin memahami bahwa gelar ini bukan sekadar tulisan di belakang nama. Di baliknya ada perjalanan panjang, ada doa orang-orang yang menyayangi, ada dukungan dari mereka yang selalu memberi semangat, dan tentu ada pertolongan Allah yang tidak pernah berhenti.

Alhamdulillah, dari Tamhiedul Muballighot PD Pameungpeuk Banjaran hingga menjadi sarjana.

Bukan untuk merasa lebih tinggi dari siapa pun, tetapi sebagai pengingat bahwa setiap orang memiliki jalan perjuangannya masing-masing. Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Tidak ada perjuangan yang sia-sia ketika dijalani dengan ikhlas dan disertai doa.

Gelar ini bukanlah akhir dari perjalanan. Justru menjadi awal untuk terus belajar, mengamalkan ilmu, dan memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan umat.

Karena pada akhirnya, gelar hanyalah hasil. Tetapi perjuangan, doa, dan proses panjang di baliknya adalah kisah yang akan selalu menjadi bagian berharga dalam perjalanan hidup.

Baca Juga:  Refleksi Perjalanan STAI PERSIS Bandung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *