Wamen Dikdasmen RI Buka Kompetisi Roket Air Jabar: Cetak Saintis Muda untuk Kedirgantaraan Indonesia

Wamen Dikdasmen RI Buka Kompetisi Roket Air Jabar: Cetak Saintis Muda untuk Kedirgantaraan Indonesia
Foto: Panitia. Wamen Dikdasmen RI, Prof. Atip Latiful Hayat disaksikan Muhammad Hoerudin Amin memberikan sambutan dalam Pembukaan Kompetisi Sain dan Roket Air untuk Pelajar di Pesantren Peradaban Al Amin Pameungpeuk Garut Selatan, Sabtu 15 Pebruari 2025.

 

Garut, DARAS.ID – Dunia pendidikan kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan minat sains dan teknologi di kalangan pelajar melalui Kompetisi Roket Air Se-Jawa Barat 2025.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Atip Latiful Hayat, Ph.D., secara resmi membuka ajang bergengsi ini di Pondok Pesantren Peradaban Al-Amin, Pameungpeuk, Garut, yang diikuti oleh 194 peserta dari berbagai sekolah di Jawa Barat.

Mendorong Generasi Muda Berinovasi di Bidang Kedirgantaraan

Dalam sambutannya, Prof. Atip Latiful Hayat menekankan pentingnya menumbuhkan minat generasi muda dalam teknologi kedirgantaraan.

Ia menyoroti bagaimana Indonesia telah memiliki sejarah panjang dalam pengembangan roket sejak era Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), yang kini menjadi bagian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Namun, dibandingkan dengan negara lain seperti Tiongkok dan India, Indonesia masih perlu mengejar ketertinggalan dalam inovasi dan implementasi teknologi roket.

“Melalui kompetisi ini, kita berharap para pelajar tidak hanya mengasah keterampilan teknisnya tetapi juga mengembangkan pola pikir inovatif yang akan membawa Indonesia lebih maju dalam teknologi kedirgantaraan,” ujar Prof. Atip.

Turut hadir dalam acara ini Anggota DPR RI Komisi X, Muhammad Hoerudin Amin, Pimpinan Komisi V DPRD Jabar, H. Yomanius Untung, S.Pd., serta H. Aten Munajat. Hadir pula Dandim Garut, Letnan Kolonel CZI Dhanisworo, dan perwakilan BRIN, Crisianus Ratrias Dewanto dan Dadan Nuraha.

Perpaduan Sains, Teknologi, dan Spiritualitas dalam Kompetisi

Suasana pembukaan kompetisi semakin meriah dengan hadirnya ribuan jamaah yang mengikuti Tabligh Akbar, bagian dari rangkaian acara pembukaan Kompetisi Roket Air 2025.

Tausiyah inspiratif disampaikan oleh Ustadzah Nais Nurjanah, yang mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi memiliki peran penting dalam Islam.

Baca Juga:  Tiga Tanda Seseorang yang Hidup di Era Kemajuan Pengetahuan tapi Belum Bijaksana

“Ngaji itu pemantik kesadaran pentingnya ilmu. Karena hanya monyet yang tidak pernah ngaji,” selorohnya yang mengundang tawa jamaah.

Di sela acara, Muhammad Hoerudin Amin, pendiri Pondok Pesantren Peradaban Al-Amin, menegaskan komitmen lembaganya dalam memberikan pendidikan berkualitas bagi semua kalangan.

Bahkan, bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu, diberikan beasiswa penuh agar mereka tetap memiliki kesempatan untuk sukses di tingkat nasional maupun global.

Apresiasi dan Harapan dari BRIN untuk Masa Depan Kedirgantaraan Indonesia

Kompetisi Roket Air 2025 mendapatkan apresiasi besar dari berbagai pihak, termasuk BRIN, yang menyatakan dukungannya terhadap pengembangan inovasi teknologi di kalangan pelajar.

Kompetisi ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk terlibat lebih dalam dalam dunia sains, teknologi, dan kedirgantaraan, sekaligus menjadi wadah untuk melahirkan ilmuwan masa depan yang mampu membawa Indonesia lebih maju di era industri berbasis teknologi tinggi.

Dengan semangat yang menggelora dari para peserta, Kompetisi Roket Air Se-Jawa Barat 2025 bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga langkah nyata dalam membangun generasi saintis muda yang inovatif, kompetitif, dan berdaya saing global.

(dinur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *