IAI PERSIS Bandung Serahkan 415 Mahasiswa KKN Tahun Akademik 2025–2026 di Kecamatan Nagreg

IAI PERSIS Bandung Serahkan 415 Mahasiswa KKN Tahun Akademik 2025–2026 di Kecamatan Nagreg
Foto: Ulum Humas panitia KKN 2026. Duduk dari kiri ke kanan: Eman Sulaeman, S.Pd.,MM (Sekcam Nagreg) Prof. Dr. Jajang A Rohmana, M.Ag. (Rektor IAI PERSIS Bandung), Andri Hendrawan, M.Ag (ketua pelaksana KKN IAI PERSIS Bandung 2026)

Kabupaten Bandung, DARAS.ID — Institut Agama Islam (IAI) PERSIS Bandung secara resmi melaksanakan kegiatan Serah Terima Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2025–2026 yang digelar di Aula Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (17/1/2026).

Kegiatan serah terima ini dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan menjadi penanda dimulainya pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat.

Dalam laporan pembukaannya, Ketua Pelaksana KKN IAI PERSIS Bandung, Andri Hendrawan, M.Ag., menyampaikan bahwa jumlah peserta KKN tahun ini mencapai 415 mahasiswa yang akan disebar di wilayah Kecamatan Nagreg.

Ia menegaskan bahwa KKN bukan sekadar agenda akademik tahunan, melainkan proses pembelajaran sosial yang menuntut kepekaan, kedewasaan sikap, serta kemampuan mahasiswa membaca realitas masyarakat.

“KKN adalah ruang aktualisasi ilmu dan nilai. Mahasiswa tidak hanya hadir membawa program, tetapi juga membawa etika, empati, dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.

Foto panitia: Ketua PD PERSIS Bandung sedang memberikan sambutannya pada acara Serah Terima Mahasiswa KKN IAI PERSIS Bandung 2026

Sementara itu, Rektor IAI PERSIS Bandung dalam sambutannya menekankan bahwa mahasiswa KKN akan berhadapan dengan tantangan pengabdian yang nyata dan beragam. Ia menggarisbawahi pentingnya pendekatan Asset-Based Development, yakni model pengabdian yang bertumpu pada potensi, kekuatan, dan aset yang telah dimiliki masyarakat.

“Pengabdian bukan dimulai dari kekurangan, tetapi dari kekuatan yang ada di masyarakat. Di situlah mahasiswa belajar mengabdi secara cerdas dan bermartabat,” tegasnya. Rektor juga berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga citra diri sebagai mahasiswa muslim dan representasi perguruan tinggi Islam, baik dalam perilaku, komunikasi, maupun interaksi sosial selama pelaksanaan KKN.

Baca Juga:  Cerita KKN di Kampung Cinarusa Mandalawangi Nagreg: Antara Ladang, Harapan, dan Kehidupan

Pemerintah Kecamatan Nagreg yang diwakili oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Nagreg, Eman Sulaeman, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para mahasiswa KKN IAI PERSIS Bandung. Ia menjelaskan bahwa Kecamatan Nagreg terdiri dari delapan desa dengan karakter sosial dan budaya yang beragam.

“Nagreg merupakan kecamatan paling timur di Kabupaten Bandung dan menjadi jalur utama nasional. Dinamikanya cukup tinggi dan tentu menghadirkan tantangan tersendiri,” ujarnya. Meski demikian, pihak kecamatan menyatakan siap menjalin kerja sama dan membantu kebutuhan mahasiswa KKN selama proses pengabdian berlangsung.

Kegiatan serah terima juga diisi dengan sambutan Ketua Pimpinan Daerah (PD) PERSIS Kabupaten Bandung, Ust. KH. Drs. Hashim Suryadi, yang menegaskan bahwa mahasiswa KKN memiliki ruang pengabdian yang luas, khususnya pada penguatan kelembagaan keagamaan.

“Mahasiswa wajib masuk ke masjid, madrasah, dan lembaga keagamaan lainnya. Kami sudah memiliki fasilitasnya,” tegasnya. Ia juga menitipkan agar mahasiswa menampilkan aktivitas-aktivitas positif di tengah masyarakat, seperti kajian keislaman, diskusi, serta membaur secara aktif dengan warga.

Dalam sambutannya, KH. Hasyim Suryadi mengutip pernyataan KH. E. Abdurrahman, Ketua Umum PP PERSIS, bahwa “Ilmu yang kalian sudah raih, cukup untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat.” Kutipan ini menjadi penegasan kepercayaan besar kepada mahasiswa sebagai agen pencerahan sosial.

Ia juga menitipkan lima orientasi utama pelaksanaan KKN, yakni:

  1. Kejelasan tujuan dan pencapaian program,
  2. Dampak nyata dan positif bagi desa,
  3. Tingkat kepuasan masyarakat,
  4. Munculnya rasa kehilangan saat KKN berakhir, dan
  5. Tumbuhnya kemandirian masyarakat pasca-KKN.

Melalui KKN ini, diharapkan 415 mahasiswa IAI PERSIS Bandung mampu hadir bukan hanya sebagai pelaksana program, tetapi sebagai mitra strategis masyarakat dalam membangun kehidupan sosial-keagamaan yang berkelanjutan di Kecamatan Nagreg.

(noer/noer)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *