Website Berita dan Opini
Indeks

Persib Menang 3-0 atas Sabah FC, Mariano Peralta dan Luka Menalo Pecah Telur di Dewata Challenge Series

Persib Menang 3-0 atas Sabah FC, Mariano Peralta dan Luka Menalo Pecah Telur di Dewata Challenge Series
Foto Tangkapan Layar: Peralta dan Beckham bersalaman usai keduanya mencetak gol para pertandingan friendly match melawan Sabah FC, Sabtu 15 Agustus 2026

 

BALI, DARAS.ID — Langkah awal Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026 berbuah manis. Maung Bandung sukses menundukkan wakil Malaysia, Sabah FC, dengan skor meyakinkan 3-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (15/8/2026).

Kemenangan tersebut bukan sekadar tentang tiga poin dan tiga gol. Ada sejumlah catatan penting yang membuat hasil ini terasa spesial bagi Persib, terutama karena dua pemain anyar, Mariano Peralta dan Luka Menalo, sama-sama mencetak gol perdana untuk Maung Bandung.

Peralta membuka keunggulan Persib pada menit ke-28. Pemain asal Argentina itu menjadi orang pertama yang mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengakhiri penantian untuk mencetak gol pertamanya bersama Persib.

Setelah itu, giliran Luka Menalo yang menunjukkan kualitasnya.

Winger asal Kroasia tersebut mencetak gol pada menit ke-76 untuk menggandakan keunggulan Persib. Gol itu sekaligus menjadi gol perdana Menalo sejak resmi bergabung dengan Persib untuk menghadapi musim 2026/2027.

Kemenangan kemudian disempurnakan Beckham Putra Nugraha melalui gol pada menit ke-89.

Peralta dan Menalo Pecah Telur

Dua gol pemain anyar menjadi salah satu sorotan utama dalam kemenangan Persib atas Sabah FC.

Bagi Mariano Peralta, momentum tersebut sangat penting. Setelah sebelumnya belum mencetak gol dalam rangkaian pertandingan Persib, ia akhirnya mampu membuka keran golnya bersama Maung Bandung.

Peralta bahkan mendapat kesempatan tampil sebagai starter dalam pertandingan tersebut. Kepercayaan itu dibayar dengan gol yang membawa Persib unggul lebih dahulu.

Sementara bagi Luka Menalo, gol tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri yang tidak kalah penting.

Pemain yang didatangkan Persib dari FK Sarajevo itu merupakan salah satu wajah baru yang diharapkan mampu memberikan warna berbeda di sektor sayap. Menalo dikontrak Persib untuk musim 2026/2027 dan menjadi bagian dari proyek baru Maung Bandung di bawah pelatih asal Kroasia, Igor Tolić.

Baca Juga:  Inggris vs Argentina Berebut Tiket Final Piala Dunia 2026, Rivalitas Bersejarah Kembali Menghangat

Dengan demikian, dua pemain baru langsung memberikan tanda positif dalam satu pertandingan yang sama.

Ini tentu menjadi modal psikologis yang bagus menjelang kompetisi resmi.

Igor Tolić Senang, tetapi Belum Puas

Pelatih Persib, Igor Tolić, menyambut positif produktivitas anak asuhnya.

Tiga gol yang dicetak oleh Peralta, Menalo, dan Beckham menunjukkan bahwa Persib memiliki beberapa opsi untuk membongkar pertahanan lawan.

Tolić juga memberikan perhatian khusus terhadap keberhasilan para pemain depan mencetak gol.

Menurutnya, keberadaan banyak pencetak gol menjadi hal positif dalam proses persiapan tim.

Namun, pelatih asal Kroasia itu tidak ingin kemenangan 3-0 membuat Persib terlena.

Ada satu persoalan yang masih menjadi perhatian, yakni kondisi fisik pemain.

Tolić mengakui bahwa para pemain Persib belum berada dalam kondisi kebugaran terbaik karena sebelumnya menjalani program latihan dengan intensitas tinggi dan banyak sprint.

Artinya, kemenangan atas Sabah FC harus ditempatkan dalam konteks yang tepat: ini adalah bagian dari proses membangun tim, bukan tujuan akhir.

Kemenangan 3-0 Jadi Modal Berharga Persib

Dari sisi hasil, kemenangan 3-0 tentu menjadi modal positif.

Namun, yang lebih penting bagi Persib adalah munculnya sejumlah sinyal bahwa komposisi baru tim mulai menemukan bentuknya.

Peralta mulai membuka rekening gol.

Menalo menunjukkan ketajamannya.

Beckham Putra juga langsung mencatatkan nama di papan skor setelah kembali memperkuat tim.

Produktivitas tersebut memberikan gambaran bahwa Persib memiliki lebih banyak alternatif dalam membangun serangan.

Apalagi, musim 2026/2027 sudah berada di depan mata. Persib tidak hanya membutuhkan pemain berkualitas, tetapi juga membutuhkan chemistry, kebugaran, dan konsistensi permainan.

Dewata Challenge Series menjadi ruang penting bagi Tolić untuk menguji semuanya.

Bobotoh Hadir, Energi Persib Makin Lengkap

Kemenangan Persib di Bali juga tidak lepas dari dukungan Bobotoh yang hadir langsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Baca Juga:  Persib Bungkam Selangor FC 2–0, Maung Bandung Kuasai Puncak Grup G

Dari tribun, dukungan biru terus mengiringi perjuangan Maung Bandung.

Kehadiran Bobotoh di Bali memperlihatkan bahwa Persib tidak pernah benar-benar bermain sendirian.

Di mana pun Maung Bandung bertanding, dukungan tetap mengalir.

Karena itu, kemenangan atas Sabah FC terasa semakin lengkap: performa positif di lapangan bertemu dengan energi besar dari tribun.

Tantangan Berikutnya: Bali United

Persib belum boleh berpuas diri.

Setelah mengalahkan Sabah FC 3-0, Maung Bandung masih memiliki satu agenda penting dalam rangkaian Dewata Challenge Series, yakni menghadapi Bali United.

Laga tersebut akan menjadi ujian berikutnya bagi tim asuhan Igor Tolić.

Jika melawan Sabah FC Persib mendapatkan kepercayaan diri melalui kemenangan besar, duel berikutnya menjadi kesempatan untuk melihat sejauh mana konsistensi permainan Maung Bandung.

Terlebih, Bali United juga memiliki motivasi kuat di hadapan pendukungnya sendiri.

Bagi Tolić, pertandingan tersebut bisa menjadi kesempatan tambahan untuk menguji kombinasi pemain, memperbaiki koordinasi antarlini, sekaligus mengukur kesiapan fisik tim sebelum memasuki kompetisi resmi.

Bukan Sekadar Menang, Persib Sedang Membangun

Pada akhirnya, kemenangan 3-0 atas Sabah FC memberikan pesan sederhana tetapi penting.

Persib sedang membangun sesuatu.

Gol perdana Peralta.

Gol perdana Menalo.

Gol Beckham Putra.

Tiga gol yang bukan hanya menghasilkan kemenangan, tetapi juga memberikan tanda bahwa proses adaptasi pemain-pemain baru mulai menemukan jalannya.

Namun, pekerjaan rumah masih panjang.

Kondisi fisik harus terus ditingkatkan. Chemistry harus semakin kuat. Organisasi permainan harus semakin matang.

Karena target Persib bukan sekadar tampil bagus di pramusim.

Target sesungguhnya adalah tampil kompetitif ketika musim baru benar-benar dimulai.

Langkah pertama di Dewata Challenge Series sudah dilewati dengan manis.

Kini, Maung Bandung bersiap melanjutkan perjalanan.

Hatur nuhun, PERSIB. Hatur nuhun, Bobotoh.

Perjalanan menuju musim baru belum selesai. Justru, baru saja dimulai.

 

Tim Daras.id

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *