
Oleh Nurdin Qusyaeri
Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, kita kembali diingatkan pada semangat persatuan dan cita-cita besar para pemuda Indonesia yang telah mengikrarkan Sumpah Pemuda pada tahun 1928.
Mereka bercita-cita menciptakan Indonesia yang merdeka, bersatu, dan berdaulat.
Kini, hampir satu abad kemudian, peran pemuda menjadi semakin vital dalam mewujudkan cita-cita baru, Generasi Emas 2045.
1. Kondisi Anak Muda Indonesia Saat Ini di Antara Tantangan dan Potensi
Saat ini, anak muda Indonesia menghadapi beragam tantangan yang dapat menghambat perkembangan mereka menuju Generasi Emas 2045.
Beberapa di antaranya adalah kecenderungan negatif seperti tawuran, penyalahgunaan alkohol, kemalasan dalam berkegiatan produktif, dan terjerat dalam pinjaman online serta judi online.
Sifat malas membaca juga menjadi masalah serius, mengingat rendahnya minat literasi dapat melemahkan kemampuan berpikir kritis dan mempersempit wawasan mereka.
Namun, tidak sedikit pula anak muda Indonesia yang mengukir prestasi di tingkat nasional maupun di kancah internasional, baik di bidang pendidikan, olahraga, kesenian, dan sains dan teknologi.
Hal ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki bangsa ini, bahwa pemuda kita bisa menjadi pilar kokoh bagi Indonesia yang sejahtera di masa depan.
2. Strategi Mempersiapkan Generasi Emas 2045
Dalam semangat Sumpah Pemuda, diperlukan langkah-langkah strategis agar generasi muda Indonesia dapat berkembang menjadi generasi yang unggul, berintegritas, dan siap bersaing di kancah global.
Beberapa langkah yang perlu dilakukan:
Memperkuat Pendidikan dan Budaya Literasi
Pendidikan yang berkualitas menjadi fondasi utama dalam mempersiapkan generasi emas.
Selain itu, budaya membaca harus terus didorong agar pemuda memiliki wawasan luas dan kemampuan berpikir kritis.
Mengembangkan Karakter dan Moral Bangsa
Nilai-nilai seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja keras perlu ditanamkan sejak dini. Dengan karakter yang kuat, pemuda akan memiliki daya tahan terhadap pengaruh negatif dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
Melibatkan Pemuda dalam Kegiatan Sosial dan Kemasyarakatan
Pada Hari Sumpah Pemuda ini, kita dapat mendorong pemuda untuk aktif dalam kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap bangsa. Ini dapat meningkatkan empati mereka dan memperkuat rasa kebangsaan.
Memanfaatkan Teknologi secara Produktif.
Teknologi bisa menjadi alat yang luar biasa untuk kemajuan. Pemuda perlu dibekali dengan keterampilan untuk memanfaatkan teknologi, baik dalam belajar, berinovasi, maupun menciptakan produk-produk yang bermanfaat bagi masyarakat.
Membuka Peluang Kerja dan Wirausaha bagi Pemuda
Dengan menyediakan lapangan kerja yang layak serta kesempatan berwirausaha, anak muda bisa lebih fokus mengembangkan potensi diri dan tidak tergiur untuk terlibat dalam kegiatan yang merugikan.

Refleksi dalam Memaknai Sumpah Pemuda untuk Masa Depan
Peringatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober ini menjadi momen penting untuk mengingatkan kita akan cita-cita dan tanggung jawab besar yang harus diemban oleh generasi muda.
Melalui upaya kolektif dalam meningkatkan pendidikan, karakter, dan inovasi, pemuda Indonesia diharapkan mampu membawa bangsa ini menuju Generasi Emas 2045, sejalan dengan visi para pemuda yang telah berikrar pada Sumpah Pemuda 1928.
Wallahu ‘alam.






