Website Berita dan Opini
Indeks
Puisi  

Tanpa Rencana

Tanpa Rencana

Aku datang tanpa rencana.
Tidak membawa apa-apa
selain waktu yang kebetulan longgar.

Aku duduk di sampingmu.
Sore lewat begitu saja—
napasmu, jeda di antara kata,
entah kenapa
itu cukup.

Esok tidak ikut duduk.
Setidaknya, tidak hari itu.
Yang ada hanya kehadiran
tanpa perlu disebutkan.

Dan bila arah suatu saat bergeser,
biarlah seperti air
yang tidak sedang menuju apa pun.
Ia hanya berjalan,
sejauh yang sempat.

(San)

Baca Juga:  Firasat Itu Benar, Kita Berpisah di Kala Senja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *