Website Berita dan Opini
Indeks

Berdamailah dengan Takdir

Berdamailah dengan Taqdir
Gunung jernih dari pemandangan Cinunuk atas
(Foto pribadional)

 

Oleh Bramantyo

Kamu boleh kecewa. Boleh marah. Boleh menangis sepuasnya.

Sebab kamu manusia— punya hati yang bisa patah, punya harapan yang kadang tak sampai, dan punya titik lemah yang tak selalu bisa disembunyikan.

Tetapi ingatlah, sekeras apa pun kamu menolak, takdir yang telah Tuhan tetapkan tak akan berubah hanya karena air matamu.

Maka lepaskanlah beban yang memang bukan milikmu.

Berhentilah menghukum diri atas sesuatu yang sudah berlalu.

Tidak semua yang hilang harus dicari kembali.

Tidak semua yang gagal harus disesali. Dan tidak semua luka harus terus dibawa ke hari esok.

Berdamailah dengan dirimu sendiri. Sebab hidup akan terus berjalan—entah kamu siap atau tidak.

Karena mungkin, yang Tuhan minta darimu bukan memahami mengapa semuanya terjadi, melainkan percaya: bahwa di balik takdir yang terasa pahit, selalu ada kasih-Nya yang belum selesai.

Wallahu’alam

 

Baca Juga:  Seorang Pemenang Sejati Mengalahkan Amarah dengan Kesabaran dan Memaafkan dengan Ketulusan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *