Website Berita dan Opini
Indeks
IAIPI  

IAI PERSIS Bandung Dorong Mahasiswa Bangun Jiwa Wirausaha melalui Penguatan Ekosistem UMKM

IAI PERSIS Bandung Dorong Mahasiswa Bangun Jiwa Wirausaha melalui Penguatan Ekosistem UMKM
Penulis Foto: Para Pengisi Acara Seminar Kewirausahaan, Agung Yansusan, ST, S.Ag., MUD, serta H. Fajar Sulaeman Noviandi, MBA, serta Pembawa Acara

BANDUNG, DARAS.ID — Institut Agama Islam (IAI) PERSIS Bandung terus mendorong mahasiswanya agar tidak hanya memiliki kompetensi akademik, namun juga mampu mengembangkan kemandirian ekonomi melalui kewirausahaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui seminar bertajuk “Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Mahasiswa melalui Kebijakan dan Pendampingan UMKM”, yang diadakan di lingkungan IAI PERSIS Bandung, Senin (21/9/2026).

Seminar menghadirkan Agung Yansusan, ST, S.Ag., MUD, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus alumni IAI PERSIS Bandung, serta H. Fajar Sulaeman Noviandi, MBA, Ketua BUMJ PP PERSIS, sebagai narasumber.

Kehadiran Agung Yansusan menjadi bagian menarik dalam kegiatan tersebut. Selain sebagai alumni yang kini aktif sebagai anggota DPRD Jawa Barat, ia juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan mahasiswa dan keinginan hubungan antara alumni dengan almamater.

Dalam perayaannya, Rektor IAI PERSIS Bandung menyampaikan ucapan selamat datang dan hormat kepada para narasumber serta seluruh peserta. Ia menilai kegiatan tersebut menggembirakan karena menghadirkan alumni yang kini memiliki kiprah di ruang publik sekaligus memiliki kepedulian terhadap perkembangan mahasiswa.

Menurutnya, kegiatan kewirausahaan mahasiswa tidak boleh berhenti pada seminar atau pelatihan sesaat pun. Pengetahuan yang diberikan perlu dilanjutkan dengan praktik, pendampingan, dan pelatihan secara berkesinambungan.

Hal tersebut sejalan dengan tagline IAI PERSIS Bandung, “Berilmu, Berakhlak, dan Berwirausaha.”

“Mahasiswa tidak cukup hanya dibekali ilmu. Mereka juga perlu dibor untuk memiliki kemampuan yang diusahakan dan kemudian didampingi agar apa yang dipelajari dapat berkembang menjadi sesuatu yang nyata,” demikian inti pesan Rektor dalam Berbagainya.

Kewirausahaan

Dari Ilmu ke Praktik Kewirausahaan

Seminar tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan dunia pendidikan tinggi dengan pengalaman praktis dalam pengembangan UMKM. Mahasiswa didorong untuk melihat kewirausahaan bukan sekedar aktivitas mencari keuntungan, tetapi juga sebagai sarana membangun kemandirian, kreativitas, keberanian mengambil peluang, serta kemampuan menciptakan lapangan kerja.

Baca Juga:  Diam Itu Nyaman, Tapi Perubahan Butuh Suara

Konsep tersebut sekaligus memperkuat arah pendidikan di IAI PERSIS Bandung yang ingin mengintegrasikan ilmu, akhlak, dan kemandirian ekonomi dalam pengembangan mahasiswa.

Oleh karena itu, ekosistem kewirausahaan yang dibangun kampus diharapkan tidak berhenti memberikan materi. Ada tiga tahapan penting yang perlu berjalan secara berkelanjutan: memberikan ilmu, melatih siswa menjalankan usaha, dan melakukan pendampingan.

Dengan pola tersebut, mahasiswa yang mulai merintis usaha dapat memperoleh ruang untuk mengembangkan produknya, memperbaiki model bisnis, memperluas pemasaran, sekaligus belajar menghadapi berbagai tantangan dunia usaha.

Alumni Memberikan Perhatian kepada Mahasiswa

Dalam kesempatan tersebut, Agung Yansusan juga memberikan perhatian konkret terhadap mahasiswa IAI PERSIS Bandung melalui pemberian beasiswa kepada mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di kampus tersebut.

Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian alumni terhadap keberlangsungan pendidikan generasi muda. Beasiswa yang diharapkan dapat membantu mahasiswa sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara alumni dan almamater.

Lebih jauh lagi, keberadaan alumni seperti Agung Yansusan diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara kampus, alumni, mahasiswa, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Ikatan Membangun Alumni dan Mahasiswa

IAI PERSIS Bandung juga berharap hubungan alumni dan mahasiswa tidak hanya berlangsung dalam kegiatan seremonial. Alumni yang telah berkiprah di berbagai bidang dapat menjadi bagian dari ekosistem pengembangan mahasiswa melalui mentoring, jejaring usaha, beasiswa, pelatihan, magang, maupun pendampingan mahasiswa UMKM.

Dengan demikian, alumni tidak hanya menjadi bagian dari sejarah kampus, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia profesional dan kewirausahaan.

Seminar ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat gagasan bahwa kampus bukan hanya tempat memperoleh gelar, tetapi juga tempat membangun kompetensi, karakter, jejaring, dan kemandirian.

Baca Juga:  UAS KPI Ibu-Ibu: Ketika Soal Esai Beranak-Cucu dan Murka Pun Menjelma

Melalui penguatan ekosistem tersebut, tagline “Berilmu, Berakhlak, dan Berwirausaha” diharapkan tidak berhenti menjadi slogan, namun benar-benar menjadi karakter lulusan IAI PERSIS Bandung: memiliki pengetahuan, berpegang pada nilai-nilai akhlak, serta mampu menciptakan peluang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *