Sosial  

Adu Domba: Seni Gelap Memecah Belah

Adu Domba
Ilustrasi

Oleh Hendi Rustandi*

Adu domba ibarat seni gelap: sederhana, tetapi mematikan. Senjatanya hanya lidah, atau kini jari di layar ponsel.

Tekniknya gampang: ambil satu ucapan, putar sedikit, tambahkan bumbu, lalu lemparkan ke pihak lain. Hasilnya? Hubungan yang tadinya akrab bisa langsung retak.

Sensasi Lebih Menggiurkan daripada Kebenaran

Kehebatan adu domba bukan pada kebenaran, melainkan pada sensasi. Orang lebih cepat percaya kabar “panas” ketimbang berita biasa.

Inilah alasan adu domba menyebar lebih cepat daripada klarifikasi. Dan sekali kepercayaan rusak, sulit untuk pulih kembali.

Baca Juga:  "Cape" yang Berakhir Tragis di Banjaran

Bahaya Adu Domba bagi Masyarakat

Bahaya adu domba bukan hanya memutus dua orang. Efeknya bisa meluas:

  • Keluarga pecah,
  • Komunitas gaduh,
  • Bahkan bangsa terbelah.

Sering kali, yang hancur bukan karena masalah besar, tetapi karena bisikan kecil yang dibiarkan tumbuh.

Tanpa Sadar Jadi Kurir Adu Domba

Yang lebih mengkhawatirkan, banyak orang tanpa sadar ikut jadi kurir adu domba. Caranya sederhana: sekadar meneruskan cerita, menambahkan komentar, atau menyebarkannya ulang di media sosial.

Padahal, setiap kali kita ikut mengedarkan, berarti kita sedang menyalakan api yang mungkin tidak bisa kita padamkan.

Cara Melawan Adu Domba

Melawan adu domba sebenarnya tidak sulit. Mulailah dari hal-hal sederhana:

  • Jangan cepat percaya,
  • Jangan buru-buru menyebarkan,
  • dan jangan mudah terbakar.

Kadang, menahan satu kata lebih menyelamatkan daripada seribu nasihat.

Dampak Adu Domba yang Serius

Adu domba mungkin terlihat konyol, tetapi akibatnya sangat serius. Ia bisa mengoyak persahabatan, meluluhlantakkan keluarga, bahkan merobek bangsa.

Karena itu, jangan sampai kita ikut-ikutan menjadi “seniman gelap” yang menikmati memecah belah. Dunia ini sudah cukup gaduh tanpa tambahan karya baru.

*Penulis: Dosen KPI IAI Persis Bandung

Editor: San

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *