
Oleh Nisa Gustiani*
Tubuh yang Kamu miliki saat ini, kadang Ada sehat nya, kadang Ada sakitnya, kadang Ada kuatnya , kadang juga Ada lemahnya.
Terlebih lagi hatimu, sering sekali berubah-rubah rasa. Kadang lapang, kadang sempit, kadang sakit, kadang juga sulit menerima kebenaran.
Manusia memang diciptakan Allah dalam keadaan lemah,
sebagaimana firman Allah dalam surah An-Nissa ayat 28 yang menyatakan :
“وَخُلِقَ الْإِنْسَانُ ضَعِيفًا”
“Dan manusia diciptakan (bersifat) lemah”
Dari sejak lahir, Kamu belum bisa melakukan apapun sendirian.
Sejak bayi, Kamu belajar berjalan, belajar berbicara hingga belajar menjadi Manusia seutuhnya. Kamu belajar mengenal Allah, belajar sholat, belajar ngaji, belajar menjalani hidup dengan cara yang terbaik sesuai dengan petunjuknya.
Tapi kenyataannya, hidup tidak mudah. Namun, bukan berarti Kamu adalah orang yang paling menderita, karena setiap orang pernah berada dalam titik terendahnya masing-masing.
Jika tubuhmu tidak pernah merasakan sakit, bagaimana Kamu bisa belajar bahwa hanya Allah lah Sang Penyembuh sejati.
Jika hidupmu selalu bahagia, bagaimana bisa Kamu memahami bahwa hanya Allah lah tempat pulang yang paling setia.
Disaat seseorang berpaling dan meninggalkan mu, entah itu pasanganmu, orangtuamu, temanmu atau siapapun yang Kamu anggap sangat berarti dalam hidupmu, disaat itulah Allah sedang mengulurkan tali kepadamu agar Kamu kembali.
Allah ingin memperlihatkan kepadamu, bahwa seseorang bisa datang dan pergi. Kamu boleh kehilangan siapapun tapi jangan Allah.
Jangan bergantung pada orang tuamu, jangan bergantung pada pasanganmu, jangan bergantung pada temanmu, mereka bukan sumber kekuatanmu, melainkan Allah sumber kekuatan sejati, sebagaimana firman Allah dalam Qur’an surah Al-Hajj ayat 74 :
…….إِنَّ ٱللَّهَ لَقَوِىٌّ عَزِيزٌ
“Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.”
Jangan andalkan siapapun bahkan dirimu sendiri.
Kamu tidak harus selalu kuat, dan Kamu tidak perlu Berpura-pura terlihat kuat .
Tidak mengapa jika Kamu lemah, tidak mengapa jika Kamu kalah, tidak mengapa jika Kamu menyerah. Karena itulah saatmu bersandar kepada Allah yang menjadi Sumber kekuatanmu.
Untukmu yang mungkin sedang merasa terluka, merasa sendirian, terjatuh sakit, dan Dunia Kamu rasa tak lagi bersahabat, Janganlah bersedih. Inilah saatnya Kamu mendekat Padanya, bersandar Padanya, berserah diri Padanya dan bergantung Padanya, Karena ialah (Allah) tidak pernah mengecewakan hambanya.
Note: Jika Kamu tidak ingin jatuh dalam keadaan dan dihempaskan oleh kenyataan, dekatilah Allah dengan cara meninggalkan dosa. Karena Dosa akan membuat langkahmu menjauh dari Allah.
*Penulis adalah mahasiswa KPI semester V






