Website Berita dan Opini
Indeks

MUBES Keluarga Besar BBC Jadi Momentum Perkuat Peran Organisasi di Masyarakat

MUBES Keluarga Besar BBC

Bandung, daras.id – Keluarga Besar BBC akan menggelar Musyawarah Besar (MUBES) pada 7 Juni 2026 di Hotel Horison Bandung. Agenda tersebut dilaksanakan sebagai amanat organisasi yang diatur dalam AD/ART sekaligus menjadi forum untuk membahas berbagai isu strategis terkait kepemimpinan, peran sosial, dan kontribusi organisasi di tengah masyarakat.

Ketua Steering Committee (SC) MUBES Keluarga Besar BBC, Aap Salapudin, mengatakan pelaksanaan MUBES merupakan keharusan normatif yang harus dijalankan oleh organisasi.

“Untuk menjalankan amanat AD/ART yang menjadi keharusan normatif sebagai organisasi,” ujar Aap.

Menurutnya, MUBES kali ini juga menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam menjawab berbagai tantangan sosial yang berkembang di masyarakat.

Sejumlah isu strategis akan menjadi pembahasan dalam forum tersebut, di antaranya mendorong lahirnya kepemimpinan yang memiliki kemampuan leadership yang kuat, memperkuat peran organisasi sebagai kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat, serta meningkatkan kontribusi organisasi bagi masyarakat.

“Mendorong kepemimpinan yang memiliki leadership yang kuat, peran aktif organisasi sebagai kontrol sosial baik terhadap kebijakan pemerintah yang harus pro rakyat maupun menjaga kondusifitas sosial di masyarakat, serta meningkatkan peran organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Aap.

Baca Juga:  Pidato Prabowo dan Retorika Negara Kuat

Tantangan Organisasi di Tengah Perubahan Sosial

Aap menilai salah satu tantangan yang dihadapi BBC saat ini adalah menurunnya keterlibatan sosial, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial telah membawa perubahan perilaku masyarakat yang cenderung lebih individual sehingga berdampak pada partisipasi dalam aktivitas sosial.

“Tantangan BBC saat ini adalah perilaku masyarakat, khususnya masyarakat muda yang kurang aktif dalam peran sosial akibat arus teknologi media sosial yang berpengaruh terhadap perilaku masyarakat yang individual,” ujarnya.

Selain itu, Aap juga menyoroti kebijakan pemerintah daerah yang dinilai kurang memberikan ruang aktualisasi bagi organisasi kemasyarakatan.

Ia mencontohkan penyelenggaraan Car Free Day (CFD) Bubat yang menurutnya memiliki keterkaitan historis dengan Keluarga Besar BBC.

“Ada kebijakan pemerintah daerah yang kurang memberi ruang aktualisasi terhadap organisasi, seperti peran BBC di CFD Bubat yang saat ini diambil alih sepenuhnya oleh Pemkot, padahal secara historis CFD Bubat adalah murni gagasan Keluarga Besar BBC,” katanya.

Harapan Lahirnya Kepemimpinan Berintegritas

Dalam MUBES mendatang, Aap berharap forum tersebut dapat menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Menurutnya, sosok pemimpin yang dibutuhkan BBC saat ini adalah figur yang memiliki integritas dan loyalitas terhadap organisasi.

“Kepemimpinan yang memiliki integritas dan loyalitas terhadap organisasi,” ujarnya saat menjelaskan kriteria pemimpin yang diharapkan.

Sebagai Ketua SC, ia berharap seluruh rangkaian MUBES dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa kemajuan bagi organisasi.

“Saya berharap MUBES berjalan lancar, menghasilkan kepemimpinan yang layak untuk terus membesarkan peran BBC sebagai organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat, dan program ke depan bisa lebih kreatif sesuai konteks kebutuhan masyarakat saat ini,” tuturnya.

Menjelang pelaksanaan MUBES, Aap juga mengimbau seluruh anggota Keluarga Besar BBC untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan agenda tersebut.

“Saya menghimbau kepada seluruh anggota BBC untuk mensukseskan MUBES BBC, menguatkan soliditas, dan meningkatkan peran aktif dalam sosial masyarakat,” pungkasnya. (San)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *