Dari Kampus Menuju Kolaborasi Umat: Roadshow Pimpinan IAI PERSIS Bandung dan Tiga Perjanjian Strategis di Jakarta–Bekasi

"Dari Kampus Menuju Kolaborasi Umat": Roadshow Pimpinan IAI PERSIS Bandung dan Tiga Perjanjian Strategis di Jakarta–Bekasi
Suasana pertemuan dengan pengurus STAIPI Jakarta pada 18 Juni 2025 di Aula Rapat kampus

Dalam semangat membangun ukhuwah kelembagaan yang berlandaskan visi keumatan dan keilmuan, pimpinan Institut Agama Islam PERSIS Bandung melaksanakan roadshow kelembagaan ke Jakarta dan Bekasi pada Rabu, 18 Juni 2025.

Roadshow ini merupakan langkah taktis membangun sinergi dakwah dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) umat melalui jejaring kelembagaan yang kuat dan progresif.

Dipimpin oleh Rektor Prof. Dr. Jajang A. Rohmana, M.Ag, rombongan roadshow terdiri dari Wakil Rektor I Dr. Roni Nugraha, M.Ag, Wakil Rektor II Dr. Ari Noviana, M.Si, Wakil Rektor III Nurdin Qusyaeri, M.Si, Wakil Rektor IV Dr. Lalan Sahlani, M.Pd.I, serta Direktur Pascasarjana Dr. Latief Awaludin, M.A.,ME.

Program ini diinisiasi oleh Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Dr. Lalan Sahlani, sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring strategis IAI PERSIS (IAIPI) Bandung dengan lembaga-lembaga keislaman di kawasan Jakarta dan Bekasi.

Adapun untuk aspek pengembangan potensi mahasiswa, program ini didukung penuh oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Nurdin Qusyaeri, M.Si, sebagai bagian dari perluasan ruang kontribusi mahasiswa dalam pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:  IAI PERSIS, Kampus Seribu Jalan Karier

Ukhuwah Lembaga, Visi Umat, dan Gerak Bersama

Institut Agama Islam PERSIS Bandung tidak datang sebagai lembaga yang ingin menonjol sendiri, tetapi sebagai bagian dari jejaring dakwah Islam Ahlussunnah wal Jama’ah yang siap bersinergi dan berbagi peran.

Melalui pertemuan dengan STAI PERSIS Jakarta, Yayasan Madinatus Salam, dan PD PERSIS Bekasi, terbangun kesepahaman mendalam mengenai tantangan keumatan masa kini dan pentingnya membangun ekosistem kolaboratif antara lembaga pendidikan dan dakwah.

Rektor IAI PERSIS Bandung menegaskan bahwa keunggulan umat hanya bisa dibangun melalui keterpaduan antara ilmu, organisasi, dan aksi nyata.

Kami hadir sebagai saudara seperjuangan dalam dakwah dan keilmuan. Bersama, kita perkuat barisan untuk mencetak generasi Islam yang tangguh dan tercerahkan,” ujarnya.

Tiga Titik Perjanjian, Tiga Gerbang Kolaborasi

Salah satu hasil monumental dari roadshow ini adalah lahirnya tiga perjanjian penting yang masing-masing memiliki nuansa historis dan simbolik:

1. Perjanjian Bambu Apus – Disepakati dan ditandatangani di Aula STAI PERSIS Jakarta, kerja sama ini mencakup penguatan tridharma perguruan tinggi, kolaborasi riset keislaman, dan pertukaran mahasiswa – dosen serta narasumber. Kesepakatan ini menjadi tonggak baru dalam mempererat lembaga pendidikan Islam dalam satu barisan gerakan keilmuan dan dakwah.

Pertemuan pimpinan IAI PERSIS Bandung dengan Pengurus Madinatussalam Jakarta.

2. Perjanjian Kampung Kecil – Bertempat di Rumah Makan ala Sunda dan dekat ke lingkungan Yayasan Madinatus Salam, yang dikenal sebagai pusat pembinaan generasi Qur’ani, lahir kesepahaman menyangkut pendidikan lanjutan bagi para santri lulusan Madinatus Salam untuk melanjutkan ke IAI PERSIS Bandung.

Selain itu, program penguatan SDM Madinatus Salam melalui dukungan dosen Pascasarjana IAI PERSIS juga menjadi bagian dari perjanjian ini.

3. Perjanjian Meja Cibiuk – Dijalankan di Rumah Makan Cibiuk, Bekasi, dalam suasana santai namun penuh semangat ukhuwah bersama pengurus PD PERSIS Bekasi. Di titik ini, lahir komitmen untuk mengembangkan program kaderisasi dai, mencetak intelektual muslim dan program pemberdayaan umber Daya Insani lainnya.

Ketiga titik ini bukan sekadar lokasi geografis, melainkan penanda penting dari terbangunnya koneksi spiritual dan institusional antarlembaga yang memiliki visi dakwah yang sama.

Baca Juga:  Transformasi IAI Persis Bandung Menuju Good University Governance yang Berkeadaban

Kampus Sebagai Simpul Umat

Dengan pendekatan yang inklusif dan berorientasi pada kemaslahatan, roadshow ini menegaskan peran Institut Agama Islam PERSIS Bandung sebagai kampus yang membuka diri bagi kolaborasi. Tidak hanya dalam urusan akademik, tetapi juga dalam pemberdayaan masyarakat dan pemajuan dakwah.

“Mahasiswa dan lulusan kita harus menjadi agen perubahan di tengah umat. Maka dari itu, kerja sama dengan lembaga-lembaga seperti ini adalah bagian dari membukakan jalan amal dan aksi nyata,” ujar Nurdin Qusyaeri, M.Si, Wakil Rektor III.

Melalui pertemuan, dialog, dan perjanjian yang ditandatangani dalam suasana penuh ukhuwah, IAI PERSIS Bandung menunjukkan bahwa perubahan besar tidak selalu dimulai dari podium, tapi bisa dimulai dari meja kecil, ruang sederhana, dan tekad besar.

(enqi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *