Strategi Digital Jadi Kunci, Coaching Clinic PP PERSIS Bahas Rekrutmen Mahasiswa Baru 2026

Strategi Digital Jadi Kunci, Coaching Clinic PP PERSIS Bahas Rekrutmen Mahasiswa Baru 2026
Foto panitia: Duduk sebelah kiri: Dr. Tri Utomo Wiganarto narasumber utama Coaching Clinic Rekrutmen calon mahasiswa Baru perguruan tinggi PERSIS 2026 dan Dr. Tiar Anwar Bahtiar, ketua Bidang Tarbiyyah PP PERSIS.

 

Bandung, DARAS.ID – Upaya meningkatkan jumlah mahasiswa baru di tengah persaingan ketat perguruan tinggi terus diperkuat. Bidang Pendidikan Tinggi PP PERSIS menggelar kegiatan Coaching Clinic Rekrutmen Calon Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi dan Ma’had Aly PERSIS, Rabu (15/4/2026), di Bandung.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB ini menjadi forum strategis bagi perguruan tinggi di lingkungan PERSIS untuk merumuskan pendekatan baru dalam menjaring calon mahasiswa di era digital.

Sejumlah tokoh penting seperti Ketua Umum PP PERSIS, Wakil Ketua Umum PP PERSIS yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Dikdasmen RI, serta Prof. Dr. Atip Latipulhayat direncanakan hadir, namun berhalangan karena agenda lain.

Dalam kegiatan ini, Dr. Tri Utomo Wiganarto, MM., MH. tampil sebagai narasumber utama, membawakan materi strategis berbasis keahliannya di bidang digital marketing dan komunikasi pemasaran pendidikan tinggi.

Peserta Lintas Pimpinan dan Perguruan Tinggi

Kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan PP PERSIS, pimpinan perguruan tinggi, hingga pengelola penerimaan mahasiswa baru (PMB) di lingkungan PERSIS, antara lain:

  • Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, Sekretaris Umum, Wakil Sekretaris Umum, Bendahara Umum, dan Wakil Bendahara PP PERSIS
  • Ketua dan Sekretaris Bidang Tarbiyah, serta Ketua Bidgar dan staf di lingkungan Bidang Tarbiyah
  • Ketua dan Sekretaris Dewan Tafkir
  • Para pimpinan perguruan tinggi: Rektor Universitas Persatuan Islam, Rektor IAI Persis Bandung, Rektor IAI Persis Garut, Ketua STAI Al-Hidayah Tasikmalaya, dan Ketua STAI Persis Jakarta
    Para pimpinan Ma’had: Mudir Ma’had Al-Imarat Bandung, Mudir Ma’had Utsman bin Affan Jakarta, dan Mudir Ma’had Aly Al-Asma Sumedang
  • Unsur pimpinan wakil: Wakil Rektor, Wakil Ketua, dan Wakil Mudir dari masing-masing lembaga
    Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dari seluruh perguruan tinggi dan Ma’had di lingkungan PERSIS.
Baca Juga:  Cerita KKN di Kampung Cinarusa Mandalawangi Nagreg: Antara Ladang, Harapan, dan Kehidupan

Kehadiran peserta lintas struktur ini menunjukkan keseriusan PP PERSIS dalam membangun strategi rekrutmen mahasiswa yang terintegrasi dan kolektif.

Transformasi Rekrutmen: Dari Konvensional ke Digital

Kegiatan dibuka oleh Dr. Utang Rosidin, SH., MH., Ketua Bidang Pendidikan Tinggi PP PERSIS, yang menegaskan bahwa pola rekrutmen mahasiswa harus mengalami transformasi mendasar.

“Perguruan tinggi tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara lama. Kita harus adaptif dengan perubahan perilaku generasi muda,” tegasnya.

Sementara itu, Dr. Tiar Anwar Bahtiar, Ketua Bidang Tarbiyah PP PERSIS, memaparkan kondisi objektif perguruan tinggi PERSIS yang masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari daya saing, penguatan kualitas akademik, hingga branding kelembagaan.

Persaingan Ketat, Kampus Harus Adaptif

Dalam pemaparannya, Tri Utomo mengungkap bahwa persaingan perguruan tinggi di Indonesia semakin kompetitif. Ribuan perguruan tinggi swasta dengan puluhan ribu program studi saling berebut calon mahasiswa .

Di sisi lain, perilaku calon mahasiswa juga berubah drastis. Sekitar 80% menggunakan teknologi digital—termasuk AI—untuk mencari informasi, dan 75% lebih tertarik pada konten berbasis video .

“Jika kampus tidak hadir di ruang digital, maka secara otomatis kehilangan peluang besar,” ujar Tri Utomo.

Segmentasi Jadi Kunci Strategi

Tri Utomo menekankan pentingnya pendekatan Segmentasi, Targeting, dan Positioning (STP) dalam rekrutmen mahasiswa. Ia mengidentifikasi empat segmen utama calon mahasiswa:

  • Faith-Focused
  • Value Seekers
  • Career Builders
  • Persis Loyalists

Setiap segmen memiliki karakteristik dan kebutuhan berbeda, sehingga memerlukan pendekatan komunikasi yang spesifik.

IMC: Strategi Terpadu Rekrutmen Mahasiswa

Lebih lanjut, ia memaparkan konsep Integrated Marketing Communication (IMC) sebagai pendekatan utama dalam meningkatkan penerimaan mahasiswa baru.

Strategi ini melibatkan berbagai kanal, seperti:

  • Digital advertising (Google, Meta, TikTok)
  • Konten media sosial
  • School visit dan edufair
  • Email dan WhatsApp marketing
  • Program referral dan beasiswa
Baca Juga:  Suara dari Kampus dan Panggung Musik tentang Makna Hari Pahlawan

Pendekatan terpadu ini dinilai mampu membangun awareness, meningkatkan minat, hingga mendorong konversi pendaftaran.

Dr. Tri Utomo Wiganarto, narasumber utama Coaching klinik rekrutmen calon mahasiswa Baru (duduk tengah) dan para peserta
Narasumber dan peserta coaching clinic rekrutmen calon mahasiswa Baru perguruan tinggi PERSIS.

 

Keunggulan PT PERSIS Harus Dikuatkan

Tri Utomo juga menyoroti pentingnya memperkuat value proposition perguruan tinggi PERSIS, seperti:

  • Pendidikan berbasis nilai Islami
  • Biaya terjangkau
  • Jaringan alumni yang kuat
  • Pengembangan karier mahasiswa

Menurutnya, keunggulan ini harus dikemas dalam narasi yang kuat dan konsisten agar mampu bersaing dengan perguruan tinggi besar.

Menuju Rekrutmen yang Lebih Terukur

Melalui strategi yang terstruktur dan berbasis data, peningkatan jumlah mahasiswa baru dapat dicapai secara signifikan. Namun, Tri Utomo menegaskan bahwa kunci utama terletak pada konsistensi eksekusi dan kolaborasi lintas elemen kampus.

Momentum Transformasi Digital PT PERSIS

Kegiatan coaching clinic ini menjadi langkah strategis PP PERSIS dalam mendorong transformasi digital di sektor pendidikan tinggi.

Dengan pendekatan yang lebih adaptif, terintegrasi, dan berbasis data, perguruan tinggi PERSIS diharapkan mampu meningkatkan daya saing sekaligus melahirkan generasi unggul berkarakter Islami.

(Noer/Noer)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *