Tuhan, Tolong! Sinterklasnya Bawa Excel, Bukan Hadiah!

Tuhan Tolong: Sinterklasnya bawa Exel, bukan hadiah
Foto dari Twitter

 

Oleh Nurdin Qusyaeri

Langit Jakarta pagi itu kelabu, mirip wajah Pak RT ketika membaca berita kedatangan “Sinterklas” Bill Gates. Di warung kopi langganan—tempat di mana teori konspirasi lebih laris daripada tempe mendoan—percakapan pun dimulai.

Mang Darman (tukang ojek Legokhangseur yang rajin baca Twitter):

“Katanya Gates mau bagi-bagi hadiah? Vaksin, benih GMO, terus… tepung maggot? Hadiah apa ini, hadiah ultah atau hadiah Halloween?”

Pak RT (sambil ngopi pahit karena gula sudah dinaikin lagi):

“Itu bukan hadiah, Darman. Itu namanya ‘hibah investasi’. Bedain dong sama THR! Kalau THR beneran duit, ini kan… kita yang jadi korbannya.”

Hibah” atau “Kamu Hibahkan Diri Jadi Kelinci Percobaan”?

Menurut dr. Tifa ( X 7 Mei 2025), “hibah” USD 159 juta itu sebenarnya:

  1. Vaksin mRNA TB eksperimental → “Silakan dicoba, efek samping? Itu bagian dari adventure!”
  2. Benih GMO → “Tanam saja, nanti kalau gagal, kita bilang itu ujian dari Tuhan.”
  3. Pabrik tepung maggot → “Dari ulat jadi steak, revolusi pangan! (Tapi jangan tanya rasanya kayak apa).”

“Ini bukan filantropi, ini bisnis model ‘high risk, high reward’—tapi risikonya ditanggung rakyat,” kritik dr. Tifa.

Fusilat News (7 Mei 2025) menambahkan:

“Kenapa tidak diujicoba di AS atau Eropa? Karena di sana regulasinya ketat. Di sini? Cukup dengan ‘ini untuk kemanusiaan’, semua bisa diatur dan dilembutkan.”

Rakyat = Bahan Uji Coba atau Manusia Berdaulat?

Permintaan dr. Tifa ke pemerintah:

  1. Informed Consent Harus Jelas: “Jangan seperti pas install aplikasi, langsung klik ‘setuju’ tanpa baca syaratnya!”
  2. Kompensasi Efek Samping: “Kalau jadi lemes sebulan, jangan cuma dikasih vitamin KW!”
  3. Santunan Kematian: “Jangan cuma dikasih beras 5 kg plus ucapan ‘ikhlas ya, ini sudah takdir’.”
Baca Juga:  Lima Ayat Lima Ayat

Pak Ustadz di Warung (sambil nyeruput kopi Arabika Toraja):

“Ini negara atau laboratorium raksasa ya? Rakyatnya dikasih KTP atau nomor percobaan?”

Aman” atau “Asal Tahan”?

Pemerintah bilang “semua sudah melalui prosedur”, tapi:

  • Vaksin mRNA. Di Eropa masih jadi perdebatan sengit.
  • Benih GMO. Petani Prancis sampai bakar ladang GMO tahun 2024.
  • Tepung Maggot. FDA AS belum berani setuju sebagai makanan pokok.

 

“Kalau benar aman, kenapa tidak diujicoba di Seattle? Kan Gates tinggal di sana,” celetuk Bu Jamilah, penjual gorengan yang rajin baca WhatsApp grup.

Epilog: Negeri Para Pemberani (atau Kelinci Percobaan?

Di akhir diskusi, kami sadar:

  • Filantropi zaman now= Mereka dapat data, kita dapat risiko.
  • Pembangunan ala investor= Mereka untung besar, kita dapat “pengalaman”.

Pak Darman (sambil bayar kopi):  

“Kalau begini mah, mending Sinterklas bawa martabak manis. Daripada bawa vaksin sama ulat, bikin pusing!”

Wallahu’alam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *