Website Berita dan Opini
Indeks
Sastra  

Luka yang Tersembunyi di Balik Pujian

Oleh Nurdin Qusyaeri

Ada getir yang tak terucap dalam dunia yang gemar memuja. Sebuah ironi yang menggerogoti jiwa: manusia terdidik bukanlah mereka yang berderet gelar di belakang nama, melainkan mereka yang teguh memeluk adab, merendah dalam sikap, dan menghormati sesama tanpa perlu sorak-sorai.

Pendidikan sejati bukanlah tentang seberapa tinggi kau menara, melainkan seberapa dalam kau membungkuk untuk mengangkat orang yang terjatuh.

Pujian—ia bagai madu yang meracuni. Manis di lidah, tapi perlahan melumpuhkan akal. Kau akan terbuai, lalu lupa bahwa kau hanyalah debu yang suatu saat akan kembali menjadi tanah. Kau akan haus akan sanjungan, dan ketika pujian itu tak lagi datang, kau akan merasa hampa, seolah hidupmu tak lagi berarti.

Janganlah kau menjadi budak kata-kata manis, karena pujian adalah jerat yang halus, membelenggumu dalam ilusi keagungan semu.

Lihatlah mereka yang sesungguhnya mulia. Mereka yang memberi tanpa perlu disebut dermawan, yang menolong tanpa perlu diingat jasanya. Sebab, kebaikan yang sejati tak butuh pengakuan. Jika kau benar-benar baik, biarkan langkahmu yang berbicara, bukan mulutmu yang mengumbar.

Orang yang mengaku diri baik, sesungguhnya sedang meragukan kebaikannya sendiri. Ia butuh pengakuan, karena hatinya kosong dari keyakinan.

Maka, tetaplah rendah. Biarkan kebaikanmu mengalir seperti sungai—tidak berteriak tentang kesuburan yang dibawanya, tetapi diam-diam menghidupi setiap tanah yang dilaluinya.

Jangan pernah berhenti belajar untuk menjadi manusia yang lebih baik, tetapi jangan pula kau jadikan itu sebagai mahkota. Sebab, semakin tinggi pohon tumbuh, semakin kuat angin mencoba merobohkannya.

Hidup ini bukan tentang seberapa banyak pujian yang kau kumpulkan, melainkan seberapa tulus kau bisa menghargai, menghormati, dan menjaga martabat sesama—tanpa perlu seorang pun mengetahuinya.

Baca Juga:  Palu dan Paku: Renungan tentang Keterbatasan Perspektif

Wallahu’alam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *