
Bandung, DARAS.ID — Karang Taruna Kelurahan Kebonkangkung, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung mencetak gebrakan baru. Tidak hanya aktif saat perayaan 17 Agustus, organisasi kepemudaan ini kini menggandeng kampus swasta UKRI (Universitas Kebangsaan Republik Indonesia) untuk memfasilitasi remaja di lingkungannya menempuh pendidikan tinggi melalui program KIP Kuliah (KIPK).
Dalam penerimaan mahasiswa baru gelombang ketiga yang berlangsung Sabtu (17/5) di Aula Kelurahan Kebonkangkung, Ketua Karang Taruna, Nauval, menjelaskan bahwa pada angkatan pertama tahun 2024, sebanyak 10 orang remaja Kebonkangkung berhasil masuk kuliah gratis di UKRI melalui jalur KIPK.
“Ini bagian dari komitmen sosial kami untuk memutus rantai kemiskinan lewat akses pendidikan,” ujar Nauval di hadapan 30 calon mahasiswa baru dan orang tua yang hadir dari berbagai wilayah di Jawa Barat.
Namun, tidak semua berjalan mulus. Salah satu penerima manfaat program KIP Kuliah dari Kebonkangkung terindikasi terlibat dalam peredaran NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya).
Menanggapi hal ini, pihak Karang Taruna langsung berkoordinasi dengan kampus dan kepolisian untuk menangani kasus tersebut.
“Kami tegas dalam menjaga integritas program ini. Kami tidak ingin ada yang mencoreng nama baik Karang Taruna dan kampus,” tegas Nauval.
Langkah Karang Taruna ini menjadi inspirasi baru bahwa Karang Taruna Kampus bukan hanya istilah simbolik, melainkan nyata dalam mendorong transformasi sosial berbasis pendidikan.
(ben/ben)






