
(Gambar dari Twitter)
Oleh Ustadz Iwan Ridwan (UIR)
Menjelang bulan Dzulhijjah atau i’dul ‘adha, sering kita mendengar atau bertanya diantara kaum muslim, Apakah tahun ini mau berqurban?
Kemudian orang yang ditanya menjawab: lagi efisiensi, kemudian tahun ini tidak bisa berqurban karena tidak punya uang.
Orang yang bertanya dan orang yang menjawab, keduanya tidak mengerti apa itu Qurban.
Qurban secara bahasa asal kata dari qoroba – yuqoribu- qurban atau qorroba yuqorribu-taqriiban (pakai tasydid).
Pakai tasydid atau tidak pakai tasydid pada dasarnya artinya sama nyaitu dekat.
Jika tidak menggunnakan tasydid (qoroba ) : subjeknya yang dekat, kalau memakai tasydid subjek menjadi objek jadi dekat.
Contoh :
اللَّهُمَّ إِنَّكَ قَرِيبٌ، فَقَرِّبْنِي إِلَيْكَ
“Ya Allah Engkau dekat, maka dekatkan aku kepada-Mu”
Untuk lebih mengetahui perbedaannya bisa dibuka dalam (Jam’i durus, Al Kaaf Ust. Aceng Zakaria Allohu yarham, Lisanul arab Ibnu Manzhur, Mu’jam Mufridat alfaadz qur’an Ar Roogif Al Ashfahani)
Lawan dari قرب x بعد، lawan dekat adalah jauh. Tidak bisa berqurban (mendekatkan diri kepada Alloh) berarti mubta’idun menjauh dari Alloh.
Secara syariat, Ibnu Manzhur dalam lisanul Arob Juz 4 hal 413 cetakan Dar Shodir Baerut berkata:
القربان : ما يتقرب به الي الله من ذبخيه او غيرها
Qurban : Apa yang dipakai taqorrub (mendekatkan) kepada Alloh SWT diantaranya sembelihan atau yang lainya.
Dalam Islam sembelihan itu ada tiga :
1. Aqiqah: sembelihan hari ke tujuh kelahiran anak.
عن سمرة قال قال رسول الله ص كل غلام رهينة بعقيقته نذبح عنه يوم سابعه و يسمي فيه و يحلق
(رواه الخمسة )
2. Udhiyah : Penyembelihan pada waktu dhuha tangal 10 Dzulhijjah dan ayamu tasyrik di waktu dhuha.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ
مَنْ وَجَدَ سَعَةً فَلَمْ يُضَحِّ فَلَا يَقْرَبَنَّ مُصَلَّانَا
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barangsiapa yang memiliki kelapangan harta lalu dia tidak berudhiyah, maka janganlah dia mendekati tempat shalat kami.” (Hr Ibnu majah, Ahmad dan Hakim)
3. Penyembelihan bagi jama’ah haji
..هديا بلغ الكعبة….
Qs. Al Ma’idah ayat 95.
Kalau menyatakan tidak bisa berqurban dengan udhiyah maka bisa berqurban dengan yang lainnya.
Bagi orang yang ikut membantu udhiyah baik sebagai panitia atau membantu penggurusannya hendaklah berqurban melepaskan diri hanya untuk Alloh SWT.
الله اعلم






