Website Berita dan Opini
Indeks

Camat Paseh Apresiasi KKN IAI PERSIS Bandung: Baru Kali Ini Rektor Datang Langsung Menyerahkan Mahasiswa

Camat Paseh Apresiasi KKN IAI PERSIS Bandung: Baru Kali Ini Rektor Datang Langsung Menyerahkan Mahasiswa
Camat Paseh, Asep Drajat (tengah), civitas akademika dan peserta KKN IAI PERSIS Bandung tahun 2026
(Foto Humas IAI PERSIS Bandung)

 

Paseh, DARAS.ID – Camat Paseh, Asep Darajat, S.IP., M.Si., memberikan apresiasi tinggi kepada Institut Agama Islam (IAI) Persis Bandung atas etika komunikasi, koordinasi, serta komitmen yang ditunjukkan dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2026. Apresiasi tersebut disampaikan saat menerima secara resmi 240 mahasiswa KKN IAI Persis Bandung di Aula Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, Senin (3/8/2026).

Dalam sambutannya, Asep Darajat mengungkapkan bahwa sejak tahap persiapan, panitia KKN IAI Persis Bandung telah membangun komunikasi yang sangat baik dan beretika. Koordinasi dilakukan secara berjenjang, mulai dari menyampaikan izin kepada Pemerintah Kecamatan Paseh, berkoordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung, hingga menjalin komunikasi dengan para kepala desa yang menjadi lokasi penempatan mahasiswa.

Menurutnya, pola komunikasi seperti itu mencerminkan penghormatan kepada pemerintah daerah sekaligus menjadi fondasi penting bagi keberhasilan program pengabdian kepada masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi proses koordinasi yang dilakukan. Semua ditempuh dengan baik dan penuh etika. Hal seperti inilah yang membangun kepercayaan dan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan pemerintah,” ujar Asep Darajat.

Camat Paseh juga menyampaikan penghargaan khusus kepada Rektor IAI Persis Bandung, Prof. Dr. Jajang A. Rohmana, yang hadir langsung untuk menyerahkan mahasiswa KKN kepada Pemerintah Kecamatan Paseh. Menurutnya, kehadiran seorang rektor dalam prosesi serah terima mahasiswa merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian institusi terhadap para mahasiswanya.

“Baru kali ini ada rektor perguruan tinggi yang datang langsung ke Kecamatan Paseh untuk menitipkan mahasiswanya dalam kegiatan KKN. Ini sangat baik, karena mahasiswa itu bukan barang, tetapi manusia. Mahasiswa bukan seperti paket yang dilempar kurir saat mengantarkannya,” ungkap Asep Darajat, yang disambut senyum dan tepuk tangan para peserta.»

Ia menilai, kehadiran langsung pimpinan perguruan tinggi memberikan pesan bahwa mahasiswa yang akan mengabdi di tengah masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga bersama oleh kampus dan pemerintah daerah.

Baca Juga:  Dari Kampus Menuju Kolaborasi Umat: Roadshow Pimpinan IAI PERSIS Bandung dan Tiga Perjanjian Strategis di Jakarta–Bekasi

Atas dasar pengalaman positif tersebut, Asep Darajat berharap kemitraan antara Pemerintah Kecamatan Paseh dan IAI Persis Bandung dapat terus berlanjut. Bahkan, ia mengundang IAI Persis Bandung untuk kembali melaksanakan KKN di Kecamatan Paseh pada tahun mendatang dengan program yang lebih besar dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

“Kami menunggu kembali kehadiran mahasiswa KKN IAI Persis Bandung tahun depan dengan kekuatan yang lebih maksimal untuk bersama-sama membangun Kecamatan Paseh,” katanya.

Sementara itu, Rektor IAI Persis Bandung, Prof. Dr. Jajang A. Rohmana, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Paseh, khususnya kepada Camat Asep Darajat, atas sambutan hangat, dukungan, dan apresiasi yang diberikan kepada IAI Persis Bandung.

Menurutnya, sinergi yang baik antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi modal penting dalam mewujudkan KKN sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap seluruh mahasiswa mampu menjaga nama baik almamater, membangun komunikasi yang santun, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat selama menjalankan pengabdian.

Sebanyak 240 mahasiswa IAI Persis Bandung akan melaksanakan KKN di 12 desa di Kecamatan Paseh selama 3–31 Agustus 2026.

Selama satu bulan, mahasiswa akan mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus mengembangkan kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kemampuan berkolaborasi bersama pemerintah serta masyarakat.

Penulis: Hendi Rustandi

Editor: EnQi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *