Website Berita dan Opini
Indeks
IAIPI  

Harubiru di Sidang Doktornya Pak Nurdin

Sidang Doktornya Pak Nurdin
Ilustrasi Foto Pak Nurdin (Sumber Foto dari Penulis)

Oleh Hendi Rustandi

Ada rasa haru yang sulit saya sembunyikan ketika melihat Pak Nurdin duduk agak tegang dalam sidang doktornya.

Kami bersahabat sejak Mu’alimin. Bersama-sama kuliah di kota, melewati banyak cerita, saling menjaga ketika kehidupan mulai membawa kami memasuki rumah tangga. Kami tahu bagaimana rasanya berjuang ketika keadaan belum berpihak.

Saya masih ingat cerita Pak Nurdin yang pernah berjualan pempek bersama istrinya, sambil menggendong anak pertamanya. Sebuah cerita sederhana, tetapi bagi saya menyimpan perih yang tidak sederhana.

Hari ini, cerita itu terasa begitu jauh sekaligus begitu dekat.

Sahabat yang dulu sama-sama berjuang mencari jalan, kini berdiri mempertanggungjawabkan perjalanan akademiknya di hadapan para guru besar. Dan yang lebih indah, perjalanan hidup mempertemukan kami kembali sebagai kolega sama-sama mengabdi di kampus, membawa spirit kekeluargaan dan keumatan.

Maka, Pak Nurdin, saya tidak hanya bangga melihat gelar Doktor itu.

Saya terharu karena tahu ada begitu banyak cerita di baliknya.

Ada lelah yang pernah disembunyikan.
Ada perjuangan yang tidak banyak diketahui orang.
Ada keluarga yang setia menemani.
Dan ada doa-doa yang akhirnya menemukan jalannya.

Selamat, sahabatku.

Hari ini bukan sekadar tentang gelar. Ini tentang perjalanan panjang yang akhirnya sampai pada satu titik yang layak dirayakan.

Dari sahabat seperjuangan sejak ngaliwet di asrama, kini menjadi kolega dalam pengabdian.

Semoga ilmu membuat langkahmu semakin luas, pengabdianmu semakin dalam, dan persahabatan kita tetap hangat sampai kapan pun.

Harubiru, bahagia melihatmu sampai di sini, dan haru mengingat bagaimana panjangnya perjalananmu menuju ke sini [hr].

Baca Juga:  Rapat Perdana Panitia Penggabungan IAI PERSIS–UNIPI: Antara Harapan, Kekhawatiran, dan Jalan Tengah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *