
Oleh Rina Setiawati
Kadang kita merasa sangat sendiri.
Masalah datang bertubi-tubi. Doa seolah tak berjawab. Hati bertanya-tanya, “Di mana Allah? Mengapa hidupku terasa seberat ini?”
Tapi tahukah kamu?
Perasaan itu bukan karena Allah menjauh. Melainkan karena hati kita yang sedang tertutup.
Allah selalu dekat.
Dia tidak pernah jauh, bahkan lebih dekat daripada urat leher kita. Dia Maha Mendengar, bahkan bisikan paling lirih dari hatimu.
Seringkali kita mengira bahwa Allah meninggalkan saat doa belum terkabul. Saat permintaan tak kunjung datang. Saat harapan seperti tak digubris.
Padahal, bisa jadi justru saat itu Allah paling dekat.
Dia menunda agar kita terus mengingat-Nya.
Dia menguji agar kita kembali.
Dia menahan agar kita tumbuh.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu. Dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216)
Ingatlah selalu, Allah selalu dekat dengan hamba-Nya.
Jangan pernah berputus asa. Di balik setiap kesulitan, ada pelukan kasih sayang Allah yang sedang menanti.
Editor Nurdin Qusyaeri






