Website Berita dan Opini
Indeks

Kesbangpol Kabupaten Bandung Gelar Fasilitasi Kerukunan Umat 2024

Kesbangpol kabupaten Bandung menghelat kegiatan fasilitasi kerukunan umat beragama: Upaya Memperkuat ketahanan sosial dan budaya UU ntuk generasi muda.
Dok. Pribadi saat pembukaan kegiatan fasilitasi kerukunan umat beragama di hotel Sultan Raja Soreang kabupaten Bandung tahun 2024

Bandung, DARAS.ID – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung  menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Fasilitasi Kerukunan Umat Beragama dalam Upaya Menjaga Harmonisasi Kehidupan Bermasyarakat dan Penguatan Ketahanan Sosial Budaya bagi Generasi Muda di Kabupaten Bandung Tahun 2024”. Acara yang berlangsung pada satu hari penuh, dari pukul 08.00 hingga 13.30, ini mengundang berbagai peserta, mulai dari pemuda, mahasiswa lintas kampus yang berada di Kabupaten Bandung, hingga perwakilan lintas organisasi masyarakat (ormas) dan lintas agama.

Kesbangpol kabupaten Bandung fasilitasi kerukunan umat beragama Upaya menjaga ketahanan sosial budaya bagi generasi muda

Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Seni, Budaya, Agama, dan Kemasyarakatan Kesbangpol Jawa Barat, Irman Nugraha, SH., MH., membuka sesi diskusi dengan tema “Peran Pemerintah Daerah dalam Menjaga dan Memelihara Ketahanan Sosial Budaya dengan Berbagai Keragaman Kehidupan Beragama di Masyarakat”.

Irman memaparkan peran penting pemerintah dalam memelihara kerukunan di tengah pluralitas masyarakat Kabupaten Bandung.

Ia juga menyampaikan data terbaru terkait organisasi masyarakat (ormas) di Kabupaten Bandung pada Oktober 2024. “Saat ini terdapat 1.624 ormas, dengan 797 ormas aktif, 541 ormas tidak aktif, dan 286 ormas yang belum diverifikasi. Ormas berstatus badan hukum berjumlah 548, ber-SKT 247, dan yang belum divalidasi sebanyak 829,” jelasnya.

Berdasarkan jenis kegiatan, ormas tersebut terdiri dari 1012 ormas sosial, 379 ormas profesi, 47 ormas budaya, dan 182 ormas agama, tambahnya.

Dr. Eri Ridwan Latief, M.Ag tengah memaparkan materinya.

Narasumber berikutnya, Drs. H. Eri Ridwan Latif, M.Ag., Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bandung, mengusung tema “Membangun Kebersamaan dan Harmonisasi dalam Perbedaan Keyakinan Beragama untuk Mewujudkan Kabupaten Bandung yang Kondusif”.

Eri menegaskan bahwa kerukunan hanya bisa tercipta melalui pemahaman yang mendalam terhadap esensi agama.

“Hakikat agama adalah untuk menciptakan kedamaian dan kerukunan,” ujar Eri, sembari mengutip beberapa tokoh dan kitab suci untuk memperkuat pesannya. “Kedamaian yang sempurna hanya bisa tinggal di tempat semua kesombongan telah lenyap,” ujarnya mengutip ajaran Buddha.

Baca Juga:  Relevansi Gaya Hidup Sehat di Tengah Tekanan dan Kompleksitas Kehidupan Kontemporer

Ia juga mengutip Yesus Kristus, “Diberkatilah para pembuat perdamaian, mereka dikenali sebagai anak-anak Allah,” serta menyebut ayat Al-Qur’an, surat Al-Fath ayat 4: “Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka.”

Dr. Cece Hidayat, M.Ag., perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bandung, menyampaikan materi dengan tema “Merawat Indonesia”. Ia menekankan bahwa peran agama sangat penting dalam membentuk moralitas bangsa dan menjaga kesatuan Indonesia. “Agama menjadi penopang utama dalam membangun karakter kebangsaan dan kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk,” tuturnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh pemuda dan mahasiswa lintas kampus di Kabupaten Bandung, serta perwakilan lintas ormas dan lintas agama.

Para peserta diharapkan dapat memahami pentingnya kerukunan umat beragama dalam memperkuat ketahanan sosial budaya. Dengan keterlibatan generasi muda, diharapkan mereka bisa menjadi agen perdamaian dan kerukunan di tengah masyarakat yang plural.

Acara ini diharapkan bisa memperkuat kesadaran akan pentingnya dialog lintas agama dan kolaborasi antara pemerintah, ormas, dan masyarakat dalam menjaga harmonisasi kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Bandung. (ANQ)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *