Website Berita dan Opini
Indeks

Takaran Rezeki yang Tak Akan Tertukar

Takaran Rezeki yang Tak Akan Tertukar
Screenshot medsos

 

Oleh Nurdin Qusyaeri 

Seringkali mata kita teralihkan pada kebahagiaan orang lain, lalu hati tanpa sadar menyisipkan rasa cemburu. Kadang kita memandang apa yang dimiliki orang lain, lalu tumbuh rasa iri yang diam-diam menggerogoti ketenangan jiwa.

Padahal, segala yang terlihat dalam genggaman mereka adalah bagian dari takaran yang telah ditetapkan untuk hidupnya sendiri. Itu bukan milikmu, bukan pula hakmu—itu adalah rezeki yang memang diperuntukkan baginya.

Ketika apa yang kau dambakan belum juga menjelma, ketika harapan yang kau peluk erat belum menyentuh kenyataan, janganlah buru-buru menganggap dirimu terabaikan. Bisa jadi rezeki itu masih dalam perjalanan, atau mungkin waktunya belum tiba untuk diserahkan ke dalam tanganmu.

Ada waktu yang paling tepat, ada cara yang paling indah, yang mungkin belum kau pahami saat ini. Maka, bersabarlah. Perkuatlah langkah ikhtiar dengan usaha yang sungguh, dan panjatkanlah doa dengan hati yang tulus, karena keduanya adalah jembatan menuju apa yang kau nanti.

Percayalah pada satu kebenaran yang tak pernah berubah: rezeki setiap manusia telah ditakar dengan ukuran yang paling pas. Ia tidak akan pernah tertukar alamat, tidak akan pernah tersesat, dan tidak mungkin melampaui atau tertinggal dari pemiliknya. Apa yang tertulis untukmu, pasti akan sampai padamu, kapan pun dan dalam bentuk apa pun yang terbaik.

Sambil menanti datangnya waktunya, perbaikilah terus dirimu. Jadikan setiap masa penantian sebagai proses menyucikan hati dan memperindah akhlak.

Semoga kelak kau dianugerahi rezeki yang melimpah ruah, yang abadi menyejukkan hidup, dan senantiasa dibasahi keberkahan yang tak pernah habis.

Wallahu’alam

 

Baca Juga:  Amanah yang Tertunaikan: Keteladanan Umar bin Abdul Aziz dalam Menjaga Janji dan Kekuasaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *