
Oleh: Siti Nurwinda Widianingrum*
Raganya memang tak selamanya ada
Apalagi untuk mendampingiku selamanya
Karena ada masanya dia tiada
Tapi dia sudah mempersiapkanku untuk menjelma
Menjelma menjadi insan mandiri yang seutuhnya
Ucapnya aku akan menghadapi kerasnya dunia.
Sekarang mungkin aku menari
Dalam pelukan hangatnya yang suci
Tapi nanti dia akan terbaring
Dalam pelukan hangatnya sang bumi
Aku menengadah memohon pada sang pencipta
Dalam sujudku yang terbata-bata aku meminta
Supaya dia diberikan beribu kasih dan cinta
Dan berkesampatan melihatku menggapai cita-cita.
*Penulis adalah Mahasiswi KPI semester III







Menyalaa abangkuhh