Website Berita dan Opini
Indeks

Yahya Sinwar Simbol Perlawanan Abadi

Yahya Sinwar Simbol Perlawanan Abadi
Yahya Sinwar duduk di sofa dengan berani setelah rumahnya di bom.

 

Oleh Nurdin Qusayeri

Kematian Yahya Sinwar tidak hanya menggugah hati rakyat Palestina, tetapi juga seluruh dunia yang menyaksikan perjuangannya. Berbeda dengan narasi yang disebarkan oleh Israel dan para buzzer, Sinwar bukanlah sosok yang bersembunyi di balik terowongan atau hidup mewah. Dia adalah seorang pemimpin sejati yang berdiri di garis depan, memimpin perjuangan rakyatnya dengan keberanian dan integritas yang tak tergoyahkan.

Lahir sebagai pengungsi, Yahya Sinwar tumbuh dengan luka sejarah yang mendalam—luka yang tak pernah padam di dalam dirinya. Ia memilih jalan perlawanan, bukan demi keuntungan pribadi, melainkan untuk memperjuangkan kebebasan dan martabat bagi tanah airnya. Sebagai panglima Hamas di Gaza, Sinwar tidak pernah lepas dari barisan para pejuang. Hidupnya didedikasikan sepenuhnya untuk tanah airnya, Palestina.

Saat rekaman detik-detik terakhir hidupnya dirilis oleh pihak Israel, yang terlihat adalah seorang pria dengan luka parah, tetap bertahan dengan tangan yang hampir putus. Dengan tongkat di tangannya, Sinwar terus bertarung hingga akhir, memperlihatkan jiwa perlawanan yang tak akan pernah padam. Israel, tanpa sengaja, telah mengubah Yahya Sinwar menjadi legenda internasional.

Yahya Sinwar Simbol Perlawanan abadi
Detik-detik terakhir Yahya Sinwar

Kematian Sinwar bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari semangat baru yang menyala di hati rakyat Palestina dan dunia. Ide tentang kebebasan dan perlawanan yang diemban Sinwar akan terus hidup, bahkan semakin kuat setelah kepergiannya.

Yahya, yang berarti ‘hidup’, menjadi simbol dari kehidupan yang berharga bagi kemerdekaan. Dia gugur dalam perjuangan, namun semangatnya akan terus hidup dalam jiwa mereka yang melanjutkan perlawanan demi tanah air yang merdeka.

#FreePalestine

 

Baca Juga:  Seminar Internasional Bahas Masa Depan Pendidikan Islam: UM Bandung dan IAI PERSIS Bandung Jadi Tuan Rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *