
Oleh : UIR
Seorang Mukmin itu penguasa atas dirinya, dia menghisab dirinya karena Allah SWT. Maka oleh karena itu, memerlukan cara dan tips untuk muhasabah diri, agar ringan hisaban di dunia, berikut tiga tahapan hisaban diri menurut ibnu Qoyim Al Jauziyah dalam kitab ighatsatul lahfan :
1. Sebelum beramal
Sebelum amal wajib mengecek Niat, dengan pertanyaan yang mengunci diri, Untuk siapa? Dengan cara siapa?
2. Saat beramal
Jaga hati jangan sampai bisikan setan manusia dan jin (Qs An Nas ayat 5 dan 6) masuk pada hati untuk mempengaruhi apa yang diniatkan sebelum beramal, karena ini berbahaya bisa merusak amal kita, diantaranya ;
Rasulullah Saw bersabda :
1. Hadits Syirik Ashghar
أخوفُ ما أخافُ عليكم الشركُ الأصغرُ
Rasulullah ﷺ bersabda: “Perkara yang paling aku takutkan menimpa kalian adalah syirik ashghar (syirik kecil).”
Penjelasan: Para sahabat bertanya: “Apa syirik ashghar itu ya Rasulullah?” Beliau jawab: الرِّيَاءُ “Riya'”. Yaitu beramal supaya dilihat/dipuji manusia. (Hadits shahih. HR. Ahmad 5/428. Syaikh Ibnu Utsaimin di Syarh Riyadhus Shalihin 6/611 mengatakan: = tetap/shahih.[tsabit]
2. Hadits Munafik Alim Lisan
أخوفُ ما أخافُ على أمّتي منافِقٌ عليمُ اللسانِ
Artinya: “Perkara yang paling aku takutkan menimpa umatku adalah orang munafik yang pandai bicara.”
Penjelasan: Orang yang pinter dalil, fasih ngomong agama, tapi hatinya munafik. Ilmunya buat hailah.
(Diriwayatkan dari Umar bin Khattab. Ibnul Qaisarani dalam Dzakhiratul Huffazh 1/256 berkata: Dilam bin Ghazwan, perawi yang munkar. Jadi hadits ini lemah karena ada perawi bermasalah.[padanya]
3. Hadits Aimmah Mudhillun
إنَّ أخوفَ ما أخافُ على أمَّتي الأئمةُ المضلُّونَ
Artinya: “Sesungguhnya perkara yang paling aku takutkan menimpa umatku adalah para pemimpin yang menyesatkan.”
Penjelasan: Pemimpin agama/pemerintahan yang menyimpang lalu diikuti banyak orang. Lebih bahaya dari Dajjal kata Nabi ﷺ di riwayat lain, karena Dajjal jelas kafirnya, tapi ini pakai baju agama.
(HR. Ahmad, Tirmidzi. Al-Qurthubi dalam Tafsir-nya 12/104 menshahihkannya)
3. Setelah Beramal
Mengevaluasi tiga hal setelah beramal, dengan metode pertanyakan kepada diri, adakah riya? adakah kekurangan nilai ikhlas? Adakah hak Allah yang belum tertunaikan?
Insya Allah dengan tips diatas kita lakukan setiap hari, nanti waktunya menghadapi hisaban Akhirat, akan lebih selamat dan saat menemui Allh SWT dengan qolbun salim…
الله اعلم






