Website Berita dan Opini
Indeks
Berita  

Seminar Laporan KKN IAI PERSIS Bandung 2024: Inovasi Solutif untuk Pemberdayaan Masyarakat di Kecamatan Gununghalu

Seminar KKN IAI PERSIS Bandung

Seminar Laporan KKN IAI PERSIS Bandung

Bandung, 10 September 2024 — Institut Agama Islam (IAI) PERSIS Bandung menyelenggarakan acara Seminar Laporan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2024.

Kegiatan KKN yang dilaksanakan di Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat ini telah dihelat selama satu bulan, dimulai pada 27 Juli – 27 Agustus 2024.

Pada agenda pengabdian tersebut seluruh mahasiswa dari berbagai program studi diikutsertakan, dengan tujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui pengabdian berbasis riset dan partisipasi aktif.

Ketua panitia KKN, Komarudin Shaleh, M.Ag menyebutkan bahwa seminar ini menjadi forum bagi mahasiswa untuk mempresentasikan laporan kegiatan KKN, yang telah berlangsung selama satu bulan.

Setiap kelompok KKN memaparkan hasil dari program yang dilaksanakan, termasuk temuan-temuan mereka di lapangan, solusi yang ditawarkan, serta tingkat partisipasi dan antusiasme masyarakat setempat, tambahnya.

Mahasiswa IAI Persis Bandung

Adapun poin-poin utama yang dibahas dalam seminar tersebut meliputi:

1. Temuan Masalah di Desa
Mahasiswa KKN melaporkan berbagai permasalahan yang mereka temukan di desa-desa yang ada di Kecamatan Gununghalu. Masalah-masalah ini beragam, mulai dari kurangnya akses terhadap teknologi, minimnya pendidikan keterampilan bagi pemuda, hingga tantangan dalam pengelolaan sumber daya alam dan pertanian. Di beberapa desa, masalah kesehatan dan sanitasi juga menjadi perhatian utama, yang membutuhkan solusi segera.

2. Solusi dan Program yang Digagas
Berdasarkan temuan di lapangan, mahasiswa KKN menyusun berbagai solusi kreatif dan program inovatif. Beberapa kelompok menggagas program pelatihan kewirausahaan untuk memberdayakan ekonomi lokal, terutama bagi kelompok ibu-ibu dan pemuda desa.

Ada juga program pengelolaan lingkungan yang melibatkan pembuatan taman desa, serta pelatihan pengolahan sampah untuk mengurangi dampak lingkungan. Di sektor pendidikan, mahasiswa menginisiasi kelas-kelas literasi digital untuk anak-anak dan remaja, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknologi generasi muda di daerah tersebut.

Baca Juga:  Diplomat Eropa Kunjungi Tepi Barat Usai Serangan Mematikan Pemukim Israel

3. Antusiasme dan Keterlibatan Warga
Selama pelaksanaan KKN, antusiasme warga desa sangat tinggi. Banyak warga yang secara aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa. Beberapa program, seperti pelatihan keterampilan dan wirausaha, mendapat respon yang luar biasa, di mana peserta menunjukkan ketertarikan besar untuk menerapkan ilmu yang diberikan. Bahkan, di beberapa desa, program yang dirancang oleh mahasiswa KKN menjadi agenda berkelanjutan yang dilanjutkan oleh pemerintah desa dan komunitas lokal.

Acara seminar ini dihadiri oleh dosen pembimbing KKN, para dekan, dan pejabat rektorat IAI PERSIS Bandung. Para dosen memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan dedikasi para mahasiswa dalam menyusun program yang berdampak positif bagi masyarakat.

Seminar ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi bagi para peserta KKN, tetapi juga sebagai inspirasi untuk pengembangan program-program pengabdian yang lebih baik di masa mendatang.

Melalui KKN ini, IAI PERSIS Bandung berkomitmen untuk terus membina mahasiswanya menjadi agen perubahan sosial yang mampu memberikan solusi nyata atas permasalahan yang ada di masyarakat.

Program KKN di Kecamatan Gununghalu diharapkan dapat menjadi model untuk pelaksanaan KKN di masa depan, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan inovatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *