Website Berita dan Opini
Indeks
Puisi  

Palestin: Darah, Air Mata, dan Keteguhan

Palestin: Darah, Air Mata, dan Keteguhan

Oleh Siti Nurwinda Widianingrum

 

Merah, hitam, hijau, dan putih

Tentang sebuah bendera yang dihempas

Tentang sebuah wilayah yang dirampas

Dan tentang sebuah negara yang dijajah

Tanah yang dilumuri darah dan nanah

Lalu mengapa semangatnya tidak pernah goyah?

Peluru yang berjatuhan

Batu batu yang beterbangan

Tangisan dan rintihan

Serta jeritan dari mereka yang kesakitan

Tanyakan pada mereka….

Bagaimana rasanya tidur beratapkan awan.

Bagaimana rasanya tidur beralaskan reruntuhan.

Tanyakan pada mereka….

Bagaimana rasanya kehilangan keluarga dalam sekejap

Bagaimana rasanya melihat rumah rumah yang lenyap.

Mujahid adalah gelarnya

Syahid adalah pulangnya

Syurga pun menunggunya

Yaa… Palestina namanya.

 

Baca Juga:  Julidisme Politik: Satir tentang Janji yang Mati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *