Website Berita dan Opini
Indeks
Agama  

Tanda-Tanda Kebahagiaan dan Kesuksesan Menurut Ibn al Qayyim

Kebahagiaan dan kesuksesan senantiasa menjadi impian setiap orang. Hal itu sangat didambakan setiap level manusia.

Menurut Ibnul Qayyim (Rahimahullah), salah satu tanda kebahagiaan dan kesuksesan sejati seseorang dapat dilihat dari sikap dan perilakunya ketika ia semakin bertambah ilmu, amal, usia, harta, dan kedudukan.

Dalam karyanya al-Fawa’id, Ibnul Qayyim (2006) menyatakan bahwa ketika seseorang bertambah ilmunya, maka seharusnya sikap tawadhu’ dan kasih sayangnya juga semakin bertambah. Hal ini menunjukkan bahwa ilmu yang benar membawa pada kerendahan hati, bukan kesombongan.

Selanjutnya, Ibnul Qayyim menekankan bahwa ketika amal seseorang bertambah, maka rasa takut dan waspadanya terhadap kesalahan juga harus meningkat. Hal ini sejalan dengan prinsip bahwa amal yang ikhlas dan benar akan membawa seseorang pada ketakwaan yang lebih dalam.

Demikian pula, dengan bertambahnya usia, nafsu dan ketamakan seharusnya berkurang, karena kedewasaan yang sejati ditandai dengan pengendalian diri yang lebih baik.

Ketika seseorang diberkahi dengan harta yang lebih, Ibnul Qayyim mengajarkan bahwa kedermawanan dan kemauan untuk membantu sesama harus meningkat.

Ini adalah cerminan dari prinsip bahwa harta adalah amanah yang seharusnya digunakan untuk kebaikan bersama, bukan untuk kepentingan pribadi semata.

Akhirnya, Ibnul Qayyim menutup dengan mengingatkan bahwa semakin tinggi kedudukan dan posisi seseorang, semakin dekat pula ia seharusnya dengan manusia, dengan berusaha menunaikan berbagai kebutuhan mereka serta bersikap rendah hati kepada mereka.

Dalam konteks ini, posisi atau kekuasaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk menjauh dari masyarakat, melainkan kesempatan untuk lebih banyak berbuat baik dan memberikan manfaat. Wallahu ‘alam

Baca Juga:  Jika Wanita Tak Ada, Dimanakah Adam?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *