Hakikat Hidup di Dunia

Hakikat Hidup di Dunia
Gambar Ilustrasi

Oleh Noor Waidah Arifin*

Hakikat atau intisari adalah kenyataan hidup yang sebenarnya. Kehidupan dunia memiliki tujuan dan makna yang perlu kita pahami secara mendalam. Berikut beberapa hakikat hidup di dunia menurut Al-Qur’an:

1. Ibadah

QS. Al-Baqarah ayat 21
“Wahai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelum kamu, agar kamu bertakwa.”

Ibadah terbagi menjadi:

  • Ibadah mahdhah: hubungan langsung antara hamba dengan Allah. Contohnya: wudhu, tayamum, puasa, shalat, zakat, haji, umrah, adzan, dan iqamah.
  • Ibadah ghair mahdhah (Hablum Minannas): hubungan dengan sesama manusia. Contohnya: saling tolong-menolong dalam kebaikan, mencari ilmu, dzikir, dan dakwah.
Baca Juga:  Pena yang Terabaikan

2. Keindahan

QS. Al-Qashash ayat 77
“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia…”

Ayat ini menekankan keseimbangan: kita harus mengejar pahala akhirat, tetapi juga tidak melupakan kebahagiaan hidup di dunia. Contoh penerapan:

  • Piknik bersama keluarga
  • Tadabbur alam
  • Menjadikannya sarana mendekatkan diri kepada Allah

3. Ujian

QS. Al-Baqarah ayat 155–157
“Dan sungguh akan Kami uji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan…”

Allah SWT akan menguji hamba-Nya dengan berbagai cara:

  • Ketakutan
  • Kekurangan harta
  • Suami kaya tetapi kikir, atau dermawan tapi miskin
  • Larangan makan makanan tertentu karena penyakit (contoh: kolesterol)

4. Hidup Itu Fana

QS. An-Nahl ayat 96
“Apa yang ada di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal.”

Hidup di dunia bersifat sementara. Contohnya:

  • Kecerdasan menurun
  • Kulit mengerut
  • Penglihatan melemah
  • Pendengaran berkurang

5. Hidup Itu Pilihan

QS. Az-Zumar ayat 18
“Yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya…”

Hidup memberikan kita kebebasan untuk memilih, dengan konsekuensi dari pilihan itu. Contoh:

  • Memilih rebahan sambil menonton TV atau berkarya
  • Bergaya di depan kaca atau mencari ilmu
  • Semua itu adalah pilihan masing-masing

6. Mau Dibawa ke Mana?

QS. At-Takwir ayat 26–29
“Kemana kamu akan pergi? Itu tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam.”

Kita semua pada akhirnya akan kembali ke hadirat Sang Pencipta, sesuai dengan Qudrah dan Iradah Allah SWT.

Kesimpulan

Hidup di dunia adalah ujian dan amanah. Tetaplah istiqamah, konsisten, dan komitmen dalam menjalani kehidupan yang sebenarnya.

Wallahu a’lam

*Penulis adalah mahasiswa KPI IAI Persis Bandung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *