Website Berita dan Opini
Indeks

Geopolitik Baru Global South: Indonesia Makin Dekat ke Timur?

Kunjungan Prabowo ke Rusia setelah rangkaian lawatan ke China dan Brasil menguatkan posisi Indonesia dalam blok Global South.

Indonesia Makin Dekat ke Timur
Presiden Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Presiden Vladimir Putin (REUTERS/Maxim Shemetov)

Internasional, daras.id – Presiden Indonesia Prabowo Subianto menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Konstantinovsky, Saint Petersburg, pada Kamis (19/6). Kunjungan ini memperkuat sinyal bahwa Indonesia makin dekat ke Timur, terutama dalam dinamika geopolitik yang kini terbelah antara blok Barat dan Timur.

Putin menyambut Prabowo secara hangat dan menekankan peran strategis Indonesia dalam BRICS:

“Saya sangat senang bertemu Presiden di Saint Petersburg,” ujar Putin, dikutip dari Reuters.

Jalur Diplomatik yang Konsisten

Kunjungan ke Rusia melanjutkan pola diplomasi aktif Indonesia ke negara-negara poros Global South. Sebelumnya, pada Maret 2025, Indonesia secara resmi mengumumkan akan bergabung dengan New Development Bank (NDB), lembaga keuangan BRICS yang berbasis di Shanghai.

Langkah ini diambil setelah serangkaian pertemuan tingkat tinggi dengan dua negara sentral di blok Timur—China dan Brasil.

  • China: Prabowo melangsungkan lawatan ke Beijing dan menandatangani sejumlah kerja sama strategis, termasuk sektor maritim dan ketahanan sumber daya air.
  • Brasil: Menteri Luar Negeri Indonesia bertemu Menlu Brasil Mauro Vieira, yang menyampaikan undangan resmi bagi Prabowo untuk menghadiri KTT BRICS di Rio de Janeiro, Juli 2025.

Konsistensi ini menunjukkan bahwa Indonesia makin dekat ke Timur secara kebijakan, bukan sekadar simbolik.

Baca Juga:  Trauma Psikologis Warga Israel Naik 350% Usai Serangan Rudal Iran

Memperkuat Blok Global South

Dalam pertemuan di Rusia, Prabowo dan Putin membahas:

  • Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama di Indonesia
  • Kerja sama pertahanan dan latihan militer bersama
  • Investasi teknologi dan logistik melalui BRICS+
  • Peningkatan peran Indonesia di forum-forum Global South seperti SPIEF dan KTT BRICS

Kehadiran Indonesia dalam forum ekonomi seperti SPIEF (St. Petersburg International Economic Forum) mempertegas bahwa Indonesia ingin memainkan peran sebagai pemimpin blok Global South, di tengah dunia yang semakin multipolar.

Membaca Arah Baru Indonesia

Berbeda dengan negara-negara G7 yang pekan lalu gagal mencapai komunike bersama terkait konflik Israel-Iran dan Ukraina, Indonesia justru mempererat hubungan dengan Rusia. Dalam konteks ini, Indonesia makin dekat ke Timur bukan sebagai bentuk keberpihakan politik semata, melainkan strategi untuk memperluas ruang diplomasi dan investasi yang tidak tergantung pada negara-negara Barat.

Kunjungan Prabowo ke Rusia merupakan bagian dari strategi diplomasi aktif yang dijalankan Indonesia sejak awal 2025. Dengan membangun kemitraan erat bersama China, Brasil, dan Rusia, Indonesia mempertegas perannya dalam Global South. Langkah ini memperlihatkan arah baru hubungan internasional Indonesia—lebih terbuka, lebih mandiri, dan lebih berpijak pada kepentingan strategis nasional.

(San)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *