
Kala mengetahui mereka lulus, kuucapkan syukur ke hadirat yang Mahakuasa; alhamdulillah…
walau tak lama aku membersamai mereka,
ada harap dan cita yang besar
agar mereka memahami realitas keberagamaan,
agar mereka kuat dalam memahami realitas dakwah,
agar mereka mengetahui pandangan itu tidak satu, ada orang lain yang berbeda dan berlainan, coraknya berlainan. Minimal, mereka tahu ada orang lain selain mereka.
Tak mudah bagi mereka menyelesaikan dinamika studi di kampus ini,
ada teori yang harus dipahami, ada riset yang harus dilalui, ada ‘pelatihan’ yang harus rasakan, atau ada ‘silet’ pemikiran yang harus mereka terima. Agak pedih memang, namun aku yakin, mereka bisa melaluinya.
Mereka adalah ummahat yang kuat,
mereka para da’iyah yang inspiratif,
mereka cahaya ummatnya,
mereka idola anak dan keturunannya,
mereka terminal cinta suaminya,
Selamat atas segenap capaian yang diraih,
jangan pernah berhenti dalam melangkah,
sebab ummat selalu menantimu dengan penuh rindu
aku merasakan, ‘paku’ pemikiran yang menancap itu, kini telah pergi….
Selamat, mugia berkah sadayana.
Wassalam,





